Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan fungsi bimbingan konseling di SMP Insan Cendekia Mandiri Boarding School Sidoarjo, meliputi fungsi pemahaman, preventif, pengembangan, penyembuhan, penyaluran, adaptasi, penyesuaian, perbaikan, fasilitas dan pemeliharaan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif-studi kasus, dengan metode pengumpulan data melalui wawancara, observasi dan dokumentasi. Subyek dari penelitian ini adalah kepala sekolah dan guru BK yang dipilih secara purposif Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa unit bimbingan konseling SMP Insan Cendekia Mandiri Boarding School Sidoarjo telah menjalankan sepuluh fungsi bimbingan konseling. Pada fungsi pemahamanan, BK berperan sebagai pihak yang meembantu peserta didik untuk bisa mengenali permasalahan yang dihadapi siswa untuk penyelesaian masalah yang dihadapi. Pada fungsi preventif, dilakukan edukasi kepada peserta didik untuk tidak melakukan kegiatan atau perilaku yang bisa membawa pada keburukan diri. Pada fungsi pengembangan, diberikan kesempatan peserta didik untuk mengembangkan diri melalui pengelolaan hasil tes minta bakat. Untuk fungsi penyembuhan, diberikan bantuan penyelesaian masalah kepada peserta didik yang sudah tidak mampu lagi mengatasi masalahnya. Untuk fungsi penyaluran, peserta didik dibantu menempatkan minat dan bakatnya sesuai dengan porsinya. Untuk fungsi penyesuaian, peserta didik dibantu untuk bisa menyesuaikan diri dengan keberadaan lingkungan baru. Untuk fungsi perbaikan, BK memberikan bantuan bagi peserta didik yang sudah memiliki gangguan secara psikis. Pada fungsi fasilitas, pihak BK mempersiapkan segara sumber daya agar peserta didik bisa mengembangkan potensi yang dimiliki. Untuk fungsi pemeliharaan, BK secara rutin melakukan kegiatan monitoring evaluasi dalam rangka menjaga kondisi peserta didik agar tetap sehat melalui program konseling one day, one student.