Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

ANALISIS PERILAKU (BEHAVIOR MAPPING) PENGGUNA RUANG TEPIAN SUNGAI KARANG MUMUS Harryanto, Enrico Vincensius Yudistira; Jordan, Nadia Almira
Tata Kota dan Daerah Vol. 16 No. 1 (2024): Jurnal Tata Kota dan Daerah
Publisher : Department of Urban and Regional Planning, Faculty of Engineering, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.takoda.2024.016.01.2

Abstract

Ruang terbuka publik merupakan tempat manusia beraktivitas dan berinteraksi, dengan beragam perilaku antar pengguna, maupun antara pengguna dan ruang terbuka. Interaksi manusia dengan tempat kegiatan yang spesifik disebut juga sebagai behavior setting, yang dapat digambarkan melalui peta atau sketsa area atau ruang dengan tujuan untuk menggambarkan pola perilaku manusia, jenis perilaku dan frekuensi perilaku manusia. Pemetaan perilaku atau behavior mapping dapat digunakan untuk menganalisis perilaku individu maupun kelompok dalam berinteraksi dengan tempat aktivitasnya, seperti kawasan tepian Sungai Karang Mumus Kota Samarinda yang merupakan ruang terbuka potensial. Kawasan sempadan sungai ini secara spontanitas menjadi ruang publik yang digunakan untuk beragam aktivitas seperti duduk dan bersantai, memancing, parkir kendaraan, bermain dan berjualan, tetapi tidak didasari dengan perencanaan fisik. Pemetaan perilaku pada area tepian Sungai Karang Mumus bertujuan untuk mengetahui pola perilaku masyarakat sebagai pengguna ruang baik individu maupu kelompok dari waktu ke waktu, serta hubungan kondisi fisik lokasi dengan aktivitas tersebut. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pemetaan dengan teknik place-centered mapping yang memetakan perilaku dan aktivitas berdasarkan tempatnya. Hasil dari penelitian ini menunjukkan interaksi dan aktivitas masyarakat pada tepian Sungai Karang Mumus yang beragam tiap waktu menghasilkan adaptabilitas yaitu ruang mampu menampung perilaku pengguna ruang yang belum ada sebelumnya.