Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

E-COMMERCE DAN PENINGKATAN PENJUALAN PRODUK ERA PANDEMIC COVID 19 M. Suharno
Jurnal Manajemen Riset Bisnis Indonesia Vol. 10 No. 1 (2021): April
Publisher : STIE Manajemen Bisnis Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh informasi tentang hubungan dan pengaruh penggunaan ecommerce sebagai upaya perusahaan meningkatkan penjualan di era pandemic covid 19. Penggunaan ecommerce memiliki hubungan dan pengaruh yang positif dan signifikan terhadap pningkatan penjualan perusahaan. Dalam penelitian ini, metode penelitian yang digunakan untuk mengetahui pengaruh penggunaan Ecommerce terhadap peningkatan penjualan adalah metode penelitian deskriptif kuantitatif. Hubungan antara Penggunan E-commerce terhadap Peningkatan Penjualan diperoleh nilai sebesar 0,774. karena angka tersebut mendekati angka 1, maka antara Penggunan E-commerce dan Peningkatan Penjualan memiliki hubungan yang kuat. Sementara pengaruhnya diperoleh nilai R2 adalah 0,598 atau 59,8%. Hal ini berarti dalam variabel X, yaitu Penggunaan E-Commerce mampu menjelaskan variabel Y, yaitu Peningkatan Penjualan 59,8% dan selebihnya sebesar 40,2% (100% - 59,8%) dijelaskan oleh variabel lain yang tidak termasuk dalam analisa atau penelitian. Sementara dari persamaan regresi untuk mengetahui sejauh mana hubungan dan pengaruh Y = a + bx, berdasarkan output diatas, maka Y = 7,003 + 0,796x (Penggunaan E-Commerce), persamaan ini berarti Nilai konstanta (a) adalah 7,003, artinya jika tidak ada Penggunaan E-Commerce, maka Peningkatan Penjualan sebesar 7,003. Nilai variabel (b) bernilai positif, yaitu 0,796. Hal ini dapat diartikan, jika variabel Penggunaan E-Commerce naik 1, maka akan menyebabkan kenaikan sebesar 0,796 pada Peningkatan Penjualan sehingga menjadi 7,003+0,796=7,799.Kata Kunci: e-commerce, penjualan, pandemic 19
Perilaku Mahasiswa Kota Depok Terhadap Keputusan Pembelian Produk Marketplace M. Suharno
Jurnal Manajemen Riset Bisnis Indonesia Vol. 10 No. 2 (2021): Agustus
Publisher : STIE Manajemen Bisnis Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan informasi berupa penjelasan yang lebih mendalam tentang pengaruh perilaku konsumen dan terhadap keputusan pembelian produk marketplace, dan memperoleh hasil dari olahan data tentang seberapa besar pengaruh konsumen dan terhadap keputusan pembelian produk marketplace. Responden penelitian ini sebanyak 100 responden, secara umum pengukuran dilakukan dengan menggunakan metode multiple regression. Hasil yang didapatkan dari analisis penelitian ini adalah berdasarkan hasil t hitung X1 = 19,107 dan t tabel 1,660 sehingga t hitung > t tabel, Ho ditolak H1 diterima, artinya bahwa perilaku konsumen memiliki pengaruh signifikan dengan keputusan pembelain, artinya variabel keputusan pembelian berpengaruh signifikan terhadap keputusan pembelian. Kata Kunci : Keputusan Pembelian, Perilaku konsumen, Marketplace, Mahasiswa. Abstract This study aims to produce information in the form of a more in-depth explanation of the influence of consumer behavior on purchasing decisions of marketplace products, and obtain results from processed data about how much influence consumers have on purchasing decisions of marketplace products. The respondents of this study were 100 respondents, in general the measurement was carried out using the multiple regression method. The results obtained from the analysis of this study are based on the results of t count X1 = 19,107 and t table 1,660 so that t count > t table, Ho is rejected H1 is accepted, meaning that consumer behavior has a significant influence on purchasing decisions, meaning that the purchase decision variable has a significant effect on purchase decisions. Keywords: Purchase Decision, Consumer Behavior, Marketplace, Students
QRIS Sarana Pengungkit Transaksi UMKM Kota Depok di Era Pandemik M. Suharno
Jurnal Manajemen Riset Bisnis Indonesia Vol. 11 No. 1 (2022): April
Publisher : STIE Manajemen Bisnis Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pandemi COVID-19 telah memberikan tantangan besar bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Kota Depok, khususnya dalam menjaga keberlanjutan operasional bisnis di tengah pembatasan sosial. Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) diperkenalkan sebagai solusi untuk memfasilitasi transaksi digital yang aman dan efisien. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran QRIS sebagai alat pendukung transaksi UMKM di Kota Depok selama masa pandemi. Metode penelitian yang digunakan adalah survei kuantitatif dengan data yang dikumpulkan dari sejumlah UMKM di Kota Depok yang telah mengadopsi QRIS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan QRIS meningkatkan volume transaksi dan memperluas akses pasar bagi pelaku UMKM, serta mempercepat adaptasi mereka terhadap ekosistem digital. QRIS juga terbukti mengurangi ketergantungan pada uang tunai, sehingga mendukung upaya mitigasi penyebaran virus COVID-19. Studi ini menyarankanoptimalisasi penggunaan QRIS dengan dukungan pelatihan dan edukasi yang lebih intensif bagi pelaku UMKM. Kata Kunci: QRIS, UMKM, transaksi digital, Kota Depok, pandemi COVID-19 Abstract The COVID-19 pandemic has presented a major challenge for Micro, Small, and Medium Enterprises (MSMEs) in Depok City, especially in maintaining the sustainability of business operations amidst social restrictions. The Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) was introduced as a solution to facilitate safe and efficient digital transactions. This study aims to analyze the role of QRIS as a supporting tool for MSME transactions in Depok City during the pandemic. The research method used is a quantitative survey with data collected from a number of MSMEs in Depok City that have adopted QRIS. The results of the study show that the use of QRIS increases transaction volume and expands market access for MSMEs, as well as accelerates their adaptation to the digital ecosystem. QRIS has also been shown to reduce dependence on cash, thus supporting efforts to mitigate the spread of the COVID-19 virus. This study suggests optimizing the use of QRIS with more intensive training and education support for MSMEs. Keywords: QRIS, MSMEs, digital transactions, Depok City, COVID-19 pandemic