Ivana, Lidya
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Mengapa Perspektif Kurikulum STEAM penting di abad ke-21? Ivana, Lidya; Yoricho, Yoricho; Sinuhaji, Soni
Jurnal Pelita: Jurnal Pembelajaran IPA Terpadu Vol. 4 No. 1 (2024): Juni 2024
Publisher : Pustaka Digital Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54065/pelita.4.1.2024.404

Abstract

Sebagai pendorong pertumbuhan ekonomi yang kuat, STEM menjadi inti dari seruan reformasi pendidikan di seluruh dunia. Pendidikan STEM untuk lebih melibatkan siswa dalam jalur karir terkait STEM. Para pendidik STEM didesak untuk menghasilkan lulusan dengan kemampuan kreatif dan inovatif yang dibutuhkan oleh angkatan kerja yang semakin berteknologi tinggi. Namun, tantangan yang sama pentingnya bagi pendidikan STEM adalah mempersiapkan generasi muda dengan kemampuan umum untuk berpartisipasi aktif dalam forum komunitas dan profesional untuk mengatasi masalah etika yang terkait dengan dampak global ilmu pengetahuan dan teknologi. Pendidikan untuk pembangunan berkelanjutan masih menjadi prioritas utama. Oleh karena itu, para pendidik STEM ditantang untuk merancang kurikulum dan pedagogi untuk mengembangkan pengetahuan dan keterampilan disiplin siswa, serta kemampuan mereka sebagai konsumen yang kritis, warga negara yang kreatif dan cerdas secara etis, perancang inovatif, komunikator yang baik, dan pengambil keputusan yang kolaboratif. Ada banyak sekali pendidik yang berupaya menjawab tantangan ini dengan menggabungkan STEM dan seni untuk menghasilkan masyarakat dan angkatan kerja yang multi-melek huruf untuk abad ke-21. Dalam Artikel ini peneliti menguraikan alasan mengapa mengintegrasikan seni dengan ilmu pengetahuan, teknologi, teknik dan matematika bukan sekedar tren kurikulum namun merupakan respons penting terhadap kebutuhan mendesak untuk mempersiapkan generasi muda dengan kemampuan tingkat tinggi untuk menghadapi global abad ke-21 secara positif dan produktif. tantangan (krisis) yang berdampak pada perekonomian, lingkungan alam, dan warisan budaya peneliti yang beragam.