Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Pelatihan TOEFL Sebagai Upaya Peningkatan Kompetensi Bahasa Inggris Siswa SMA Cendana Pekanbaru Ariyanto, Joko; Roziah, Roziah; Shalawati, Shalawati; Irenta, Astrid; Agnesia Dewi, Dwita
FLEKSIBEL: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 6 No. 1 (2025): Edisi April 2025
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Lancang Kuning

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31849/fleksibel.v6i1.26614

Abstract

Bahasa Inggris merupakan keterampilan yang penting dalam dunia akademik dan profesional. Ujian Test of English as a Foreign Language (TOEFL) digunakan sebagai tolak ukur kemampuan berbahasa Inggris. Namun, banyak siswa yang menghadapi kesulitan dalam memahami format dan strategi menjawab soal TOEFL. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas pelatihan TOEFL yang dilakukan di SMA Cendana Pekanbaru. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan keterampilan siswa dalam menghadapi TOEFL melalui pelatihan yang mencakup Listening, Structure and Written Expression, serta Reading Comprehension. Metode pelaksanaan meliputi pre-test, pembelajaran strategi, latihan soal, simulasi TOEFL, dan post-test. Hasil menunjukkan adanya peningkatan rata-rata skor TOEFL siswa sebesar 95 poin, dengan peningkatan terbesar pada aspek Structure and Written Expression. Hasil ini menunjukkan bahwa pelatihan TOEFL berbasis strategi dan latihan intensif dapat membantu meningkatkan keterampilan siswa dalam memahami dan menjawab soal dengan lebih efektif. Oleh karena itu, program pelatihan ini direkomendasikan untuk dilakukan secara berkelanjutan di sekolah-sekolah untuk meningkatkan kesiapan siswa dalam menghadapi ujian TOEFL.
Kesopanan dalam Pembelajaran Bahasa Inggris dengan Pengenalan Pragmatik pada Kelas EFL SMA Imam Syafi’i 2 Pekanbaru Ariyanto, Joko; Roziah, Roziah; Rugaiyah, Rugaiyah; Irenta, Astrid; Agnesia Dewi, Dwita
FLEKSIBEL: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 6 No. 2 (2025): Edisi Oktober 2025
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Lancang Kuning

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31849/fleksibel.v6i2.29738

Abstract

Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk memperkenalkan konsep pragmatik sebagai dasar pembelajaran kesopanan berbahasa Inggris bagi peserta didik kelas EFL (English as a Foreign Language) di SMA Imam Syafi’i 2 Pekanbaru. Latar belakang kegiatan ini adalah pentingnya kemampuan berkomunikasi yang tidak hanya mengacu pada tata bahasa dan kosakata, tetapi juga pada pemahaman konteks sosial-budaya agar tercipta interaksi yang sopan dan efektif. Metode pelaksanaan meliputi workshop interaktif, simulasi percakapan, dan diskusi kelompok, yang dirancang untuk menanamkan prinsip-prinsip tindak tutur (speech acts), strategi kesantunan (politeness strategies), dan pemahaman konteks ujaran dalam bahasa Inggris. Peserta terdiri atas 20 siswa kelas XI program bahasa, dengan keterlibatan aktif guru bahasa Inggris sebagai pendamping. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan kesadaran pragmatik siswa, terlihat dari kemampuan mereka menyesuaikan pilihan kata dan ekspresi sesuai situasi, serta meningkatnya sikap positif terhadap pentingnya kesopanan dalam komunikasi lintas budaya. Kegiatan ini diharapkan menjadi model pembelajaran yang dapat diadaptasi di sekolah lain guna mengintegrasikan pendidikan karakter dan kecakapan komunikasi global dalam pembelajaran bahasa Inggris.
Implikasi Percakapan dalam Film James Bond: Skyfall Ariyanto, Joko; Yulianto, Yulianto; Roziah, Roziah; Agnesia, Dwita; Irenta, Astrid
Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Metalingua Vol 10, No 2 (2025): Metalingua, Edisi Oktober 2025
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21107/metalingua.v10i2.33087

Abstract

This study examines the use of conversational implications in Skyfall (2012) through pragmatic analysis based on Grice's Principle of Cooperation. This study aims to identify how maximal violations contribute to implicit meaning and character development in cinematic dialogue. A qualitative descriptive method was used, focusing on 25 dialogue snippets selected through targeted sampling based on their relevance to the implications. The data was collected by watching the movie repeatedly, transcribing key interactions, and encoding each utterance according to the four conversation maxims Quantity, Quality, Relationship, and How. Analytical procedures involve (1) identifying potential implications, (2) determining the maxims that are being violated or adhered to, (3) interpreting the implied meanings using contextual and theoretical cues, and (4) categorizing the communicative functions of each implication. The findings show that the Maxim of Relations is most often violated, followed by Quantity, Quality, and Manner, which shows the dominance of impurity, sarcasm, and relevance-based inference. Such implications have a variety of pragmatic functions, including sarcasm, emotional concealment, seduction, power negotiation, and indirect threats. These patterns highlight how Skyfall builds James Bond's communicative persona strategic, emotionally controlled, and dependent on implications rather than explicit. The study concludes that implication is a central feature of film discourse, which enriches the depth of narrative and character interaction, while demonstrating the value of pragmatic analysis in understanding cinematic storytelling.