Miftahul Jannah Basrah
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

MANAJEMEN CAIRAN DENGAN PEMBATASAN CAIRAN DAN PEMBERIAN DIURETIK UNTUK MENGURANGI EDEMA PADA PASIEN ACUTE DECOMPENSATED HEART FAILURE (ADHF) WET AND WARM TYPE I RUANG CARDIOVASCULAR CARE UNIT (CVCU ) : Fluid Restriction And Diuretic Administration To Reduce Edema In Patients With Acute Decompensated Heart Failure (ADHF) Wet And Warm Type At The Integrated Heart Center Miftahul Jannah Basrah
Media Keperawatan: Politeknik Kesehatan Makassar Vol 15 No 1 (2024): Media Keperawatan: Politeknik Kesehatan Makassar
Publisher : Jurusan Keperawatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar Belakang: ADHF (Acute decompensated heart failure) merupakan sebuah gangguan yang dapat muncul akibat dari riwayat pernah mengalami gangguan dekompensasi dari penyakit Chronic Heart Failure. Dekompensasi pada pasien ADHF terjadi karena peningkatan aktivasi sistem saraf simpatis, hormon antidiuretic (ADH) dan renin-angiotensin aldosterone (RAAS). Aktivasi neurohormonal ini menyebabkan peningkatan RAAS dan vasokonstriksi intrarenal, sehingga meningkatkan retensi natrium dan air. Pada pasien gagal jantung terjadi penurunan kapasitas adaptif tubuh untuk mempertahankan keseimbangan cairan dan elektrolit sehingga membutuhkan pembatasan asupan cairan untuk mengurangi beban kerja jantung dalam memompa darah Tujuan: Mengetahui pengaruh pembatasan cairan dan efek diuretic untuk mengurangi edema pada pasien Acute Decompensated Heart Failure(ADHF).Metode: Dilakukan intervensi pada sampel sebanyak satu orang pasien di ruang Cardiovascular Care Unit (Cvcu), intervensi yang diberikan yaitu  pembatasan cairan, efek diuretic dan monitoring udem pada pasien selama 6 hari dari tanggal 19 Juni sampai dengan 24 Juni 2023. Hasil: Setelah dilakukan intervensi memonitoring pembatasan cairan, efek diuretic dan gejela udem pada pasien didapatkan penurunan pitting edema dari derajat 4 turun menjadi derajat 2, keluhan sesak berkurang, haluaran urine meningkat setelah pemberian diuretic furosemide. Kesimpulan: setelah dilakukan intervensi grade udem pada pasien menurun menjadi grade 2, pasien mengeluh sesak berkurang, dan bengkak pada wajah dan tangannya menurun
EDUKASI BOOKLET UNTUK MENINGKATKAN PENGETAHUAN KELUARGA PASIEN ADHF: STUDI KASUS: Booklet Education to Improve Knowledge and Family Self-Monitoring in ADHF Patients: A Case Study Andina Setyawati; Muh. Fadhil Ichsan Jaya; Miftahul Jannah Basrah; Muhammad Rizky Asfarada
Media Keperawatan: Politeknik Kesehatan Makassar Vol 17 No 01 (2026): Media Keperawatan: Politeknik Kesehatan Makassar
Publisher : Jurusan Keperawatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32382/jmk.v17i01.2135

Abstract

Latar Belakang: Acute Decompensated Heart Failure (ADHF) berisiko tinggi terhadap rawat inap berulang. Keluarga memiliki peran krusial dalam mendeteksi tanda perburukan melalui self-monitoring. Tujuan: Mengevaluasi efektivitas Booklet sebagai media edukasi dalam meningkatkan pengetahuan keluarga pasien ADHF. Metode: Studi kasus dengan desain pra-eksperimental pretest-posttest ini melibatkan dua subjek: kelompok intervensi (n=1) yang menerima Booklet dan edukasi terstruktur, serta kelompok kontrol (n=1) yang menerima edukasi lisan. Pengetahuan diukur menggunakan kuesioner yang diadaptasi dari Chronic Heart Failure Knowledge Questionnaire. Hasil: Kelompok intervensi menunjukkan peningkatan pengetahuan substansial dari 63,64% menjadi 100% (naik 36,36%). Sebaliknya, kelompok kontrol hanya mengalami peningkatan minimal dari 45,45% menjadi 54,55% (naik 9,1%). Analisis per butir soal menunjukkan kelompok intervensi lebih unggul dalam mengenali tanda perburukan dan tindakan yang tepat. Format visual dan terstruktur dari Booklet memfasilitasi akses informasi berulang serta retensi pengetahuan yang lebih baik bagi keluarga. Kesimpulan: Meskipun dengan sampel terbatas, Studi kasus ini menunjukkan bahwa penggunaan booklet berpotensi meningkatkan pengetahuan keluarga pasien ADHF dibandingkan edukasi lisan. Diperlukan penelitian lanjutan dengan sampel lebih besar untuk memvalidasi temuan ini dalam praktik keperawatan kritis.