This Author published in this journals
All Journal THE COMMERCIUM
Sisterikoyasa, Whima
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Komunikasi Persuasif Insan Genre Sebagai Strategi Preventif Pernikahan Dini Pada Kalangan Remaja Di Kabupaten Ponorogo Sisterikoyasa, Whima
The Commercium Vol. 4 No. 2 (2021): The Commercium
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/tc.v4i2.41633

Abstract

Rendahnya aksesibilitas pengetahuan kesehatan reproduksi mengakibatkan remaja melakukan praktik pernikahan dini. Pemerintah melalui BKKBN berupaya menekan angka pernikahan dini melalui intervensi kebijakan dalam bentuk program GenRe. Keberhasilan program GenRe dipengaruhi oleh implementasi strategi komunikasi efektif, yakni melalui komunikasi persuasif. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan strategi komunikasi persuasif Insan GenRe sebagai langkah preventif pernikahan dini di Kabupaten Ponorogo. Metode penelitian ini menggunakan kualitatif dan masuk dalam jenis penelitian deskriptif. Subyek penelitian dipilih secara purposive. Penelitian ini menggunakan data primer dan sekunder. Data primer dikumpulkan dengan menggunakan teknik observasi dan wawancara mendalam. Insan Genre Kabupaten Ponorogo melakukan sosialisasi dan edukasi kepada remaja terkait kesehatan reproduksi dan pendewasaan usia perkawinan dengan tujuan menekan angka pernikahan dini di kalangan remaja di Kabupaten Ponorogo. Hasil penelitian ini menampilkan strategi komunikasi yang dilakukan oleh Insan GenRe Kabupaten Ponorogo menggunakan tiga strategi komunikasi persuasif untuk melakukan pendekatan, yang pertama yaitu menggunakan strategi melalui pendekatan emosional (strategi psikodinamika), yang kedua menggunkan strategi melalui pendekatan sosial (strategi sosiokultural), yang ketiga menggunakan strategi dengan cara memberikan pengetahuan tentang organisasi (the meaning contruction) melalui desain visual. Kemudian dalam meningkatkan kepercayaan menggunkan kredibilitas komunikator dengan cara sosialisasi dan berbaur kemudian melakukan pesan persuasif untuk meningkatkan kesadaran tentang kesehatan reproduksi remaja dan pendewasaan usia perkawinan.