Lukman, Maman
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

TANTANGAN PENEGAKAN HUKUM HAK KEKAYAAN INTELEKTUAL DALAM PENGEMBANGAN EKONOMI KREATIF DI ERA REVOLUSI INDUSTRI 4.0 Lukman, Maman; Yulia Anggraeni, Happy
NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 10, No 6 (2023): NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jips.v10i6.2023.2971-2981

Abstract

Revolusi Industri 4.0 atau perubahan dunia industri yang sedang berlangsung saat ini memberikan dampak yang signifikan bagi kehidupan industri, khususnya berupa kemajuan teknologi yang pesat. “Ekonomi kreatif” yang bertumpu pada kreativitas dan kecerdikan manusia dalam penerapannya, muncul sebagai akibat dari pesatnya perkembangan teknologi. Sebagai tanda terima kasih kepada seniman dan penemu atas upaya dan dedikasi mereka dalam mengembangkan ide-ide baru dan melanggar hak kekayaan intelektual, negara harus memberikan perlindungan hukum atas kekayaan intelektual. Dalam ekonomi kreatif, hak kekayaan intelektual sangat penting. Namun, dalam praktiknya, penegakan hukum kekayaan intelektual di Indonesia menghadapi banyak kendala dan tantangan. Jurnal ilmiah ini menerbitkan artikel yang menggunakan metode penelitian normatif, yang didasarkan pada peraturan tertulis dan studi literatur yang melihat teori, struktur, dan penjelasan hukum secara khusus. Minimnya kesadaran dan pendidikan masyarakat tentang kekayaan intelektual menjadi isu utama di Indonesia, dan isu ini bisa menjadi sumber isu lain. Hadirnya jaminan inovasi yang dilindungi di Indonesia tidak hanya memberikan perasaan bahwa segala sesuatunya baik dan kepastian yang sah bagi pembuat/perancang, namun juga memberikan efek mental dan membangun energi pembuat/kreator untuk terus berkembang.
KEISLAMAN DAN ETIKA KEILMUAN: TELA’AH PEMIKIRAN KH. M. HASYIM ASY’ARI Lukman, Maman
Jurnal Ilmiah Pendidikan dan Keislaman Vol. 5 No. 3 (2025): Jurnal Ilmiah Pendidikan dan Keislaman
Publisher : STAI Darul Qalam Tangerang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55883/jipkis.v5i3.203

Abstract

Islam is a system of values, guidelines, and regulations from Allah SWT that were specifically revealed to the Prophet Muhammad SAW for the welfare, safety, and peace of humanity and the universe.  This system of values and rules covers how to establish relationships with Allah, fellow human beings, and the universe.  And the scientific ethics are manners, morals, etiquette, or the Operational Procedures System, which is one of the  important software instruments, and its existence is vital to achieving the goals of Islamic Education. This journal uses a literature review method, examining the thoughts of KH.M.Hasyim Asy'ari in the book Adab al-Alim wa al-Muta'alim, written in 1923, regarding Islam and scientific ethics. Islamic thought and scientific ethics are presented with descriptive analysis. This study shows that KH.M. Hasyim Asy'ari's Islamic thoughts are characterized by traditional Indonesian Islam, which focuses on the Sufism of Al-Junaidi Al-Baghdadi and Imam Al-Ghazali, Theology (ahlussunah wal jama'ah) Abu Hasan Al-Asy'ari and Abu Mansur Al-Maturidi, and adherents of the four schools of fiqh and national syiasah fiqh. KH.M. Hasyim As'ari's thoughts contain scientific ethics covering two aspects, namely ethics for educators and students. According to him, the goal of education for every human being is to become a perfect human being,  in order to get closer to the Creator, in order to achieve happiness in this world and the hereafter. In the book Adab al-Alim wa al-Muta'alim, it is stated that ethical values must be a grand design for everyone (educators and students) or for all people. Thus, a seeker of knowledge embodies his knowledge in his daily life through behavior that is tawakkal (trust in God), wara' (restraint), doing good deeds with the sole intention of seeking God's pleasure, gratitude, and sincerity