Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PENGEMBANGAN SUMBER BELAJAR PENDIDIKAN AGAMA ISLAM (PAI) BERBASIS DIGITAL DAN INTEGRASI PRINSIP-PRINSIP AGAMA ISLAM DALAM TEORI BELAJAR Novita Sari, Nia; Hasanah, Syofiatul
Jurnal Edu Aksara Vol 2 No 2 (2023): Edu Aksara: Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan
Publisher : CV. Global Aksara Pers

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64499/eduaksara.v2i2.188

Abstract

Pesatnya perkembangan teknologi digital menuntut adanya reorientasi yang mendalam dalam pengembangan sumber belajar Pendidikan Agama Islam (PAI). Jurnal ini berupaya mengkaji secara komprehensif kerangka teoritis yang mendasari pengembangan sumber belajar PAI berbasis digital, dengan fokus utama pada integrasi teori-teori belajar utama (Behaviorisme, Kognitivisme, Konstruktivisme, dan Konektivisme) dan prinsip-prinsip ajaran Islam yang fundamental. Metode yang digunakan adalah studi literatur (library research) dengan pendekatan kualitatif- deskriptif. Analisis berfokus pada keterkaitan antara keempat teori belajar tersebut dengan desain dan implementasi sumber belajar digital PAI. Hasil kajian menunjukkan bahwa pengembangan sumber belajar digital PAI yang efektif memerlukan adopsi eklektik dari berbagai teori belajar untuk memaksimalkan proses pembelajaran. Secara khusus, teori Konektivisme menawarkan relevansi tertinggi di era digital karena fokusnya pada jaringan dan informasi. Lebih lanjut, keberhasilan kerangka teoritis ini sangat bergantung pada integrasi prinsip-prinsip dasar agama Islam, seperti tauhid (keesaan Allah), akhlak (moralitas), dan keseimbangan dunia- akhirat), ke dalam setiap tahapan desain. Integrasi ini berfungsi sebagai filter normatif sekaligus panduan substantif, memastikan konten yang dihasilkan tidak hanya relevan secara teknologi dan pedagogis, tetapi juga teologis dan moral bagi peserta didik.
Paradigma dan Pemikiran Filsuf Islam dalam Filsafat Ilmu dan Pendidikan Islam Syifa’yah, Lilis; Hasanah, Syofiatul; Arif, Abd. Jalil
TSAQOFAH Vol 6 No 2 (2026): MARET
Publisher : Lembaga Yasin AlSys

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58578/tsaqofah.v6i2.8792

Abstract

Although Islamic philosophy of knowledge and education has been widely studied, systematic research that explicitly integrates the thought of Muslim philosophers as a philosophical foundation for developing a holistic model of Islamic education remains limited. This study aimed to describe the views of classical and contemporary Muslim philosophers on the philosophy of knowledge and to explain their relevance for formulating a comprehensive Islamic education that encompasses intellectual, moral, and spiritual dimensions. A qualitative approach with a descriptive literature study design was employed through a review of scholarly literature on the philosophy of knowledge, education, and the ideas of key Islamic thinkers such as Al-Farabi, Ibn Sina, and Al-Ghazali. Data analysis involved reduction, presentation, and synthesis to identify the main themes. The findings indicate that Islamic education should integrate revelation, reason, and empirical experience by employing a variety of learning methods—demonstrative, dialectical, empirical, ma'rifah, historical-sociological, and qiyās—to cultivate human beings who are intellectually, morally, and spiritually balanced. These findings provide theoretical and methodological contributions to the development of a holistic Islamic education curriculum and open opportunities for further empirical research on the implementation of these principles in diverse contemporary Islamic educational settings.