Di tengah meningkatnya persaingan antar destinasi wisata, digitalisasi promosi menjadi strategi yang tidak dapat dihindari untuk meningkatkan daya saing pariwisata lokal. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan di Desa Sumur Kumbang, Kabupaten Lampung Selatan, yang memiliki potensi wisata alam dan budaya namun belum terekspos secara optimal akibat keterbatasan media promosi digital. Permasalahan utama mitra meliputi ketiadaan website resmi desa, minimnya kemampuan dalam pengelolaan konten digital, serta rendahnya pemanfaatan teknologi informasi. Untuk menjawab tantangan tersebut, tim pelaksana menawarkan solusi berbasis IPTEKS berupa perancangan dan implementasi website pariwisata berbasis web dinamis dengan fitur interaktif seperti galeri foto, informasi objek wisata, peta digital, dan berita kegiatan. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan partisipatif melalui empat tahapan, yaitu perencanaan dan pengumpulan konten, perancangan desain antarmuka (UI/UX), pengembangan sistem menggunakan framework React.js, serta pelatihan dan serah terima pengelolaan kepada aparat desa. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa website yang dikembangkan mampu menjadi media promosi efektif yang menampilkan potensi wisata secara informatif dan menarik. Selain menghasilkan produk digital, kegiatan ini juga meningkatkan kemampuan teknis aparat desa dalam memperbarui konten dan mengelola website secara mandiri. Dengan demikian, pengabdian ini tidak hanya menghasilkan inovasi teknologi informasi, tetapi juga mendorong pemberdayaan masyarakat melalui peningkatan literasi digital dan keberlanjutan promosi pariwisata berbasis teknologi.