Penentuan momen inersia efektif (Ie) yang akurat sangat krusial dalam desain pelat beton bertulang untuk menjamin kekakuan dan kinerja layanan struktural. Pendekatan konvensional seringkali mengabaikan variabilitas , berujung pada desain suboptimal atau boros material. Penelitian ini menyajikan metodologi inovatif yang mengintegrasikan model parametrik ke dalam plugin AutoCAD. Implementasi ini memungkinkan analisis kekakuan dan evaluasi kinerja layanan secara komprehensif sejak tahap awal desain. Hasilnya menunjukkan peningkatan efisiensi desain yang signifikan, dengan pengurangan waktu proses hingga 50% dan penghematan material 10-20%. Metodologi ini tidak hanya meningkatkan akurasi prediksi perilaku struktural, tetapi juga meminimalkan risiko overdesign dan kegagalan, berkontribusi pada desain yang lebih andal, ekonomis, dan berkelanjutan sesuai standar global. Accurate determination of effective moment of inertia (Ie) is crucial in the design of reinforced concrete slabs to ensure stiffness and structural serviceability. Conventional approaches often ignore variability , resulting in suboptimal designs or material wastage. This research presents an innovative methodology that integrates a parametric model into an AutoCAD plugin. This implementation enables comprehensive stiffness analysis and service performance evaluation from the early stages of design. The results show a significant increase in design efficiency, with a reduction in processing time of up to 50% and material savings of 10-20%. This methodology not only improves the accuracy of structural behavior predictions, but also minimizes the risk of overdesign and failure, contributing to more reliable, economical, and sustainable designs in accordance with global standards.