Khoeriyah, Devi Nandira
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Optimasi dan Efisiensi Pemupukan Kalium pada Tanaman Kacang Bambara (Vigna subterranea (L.) Verdcourt) Wijaya, Wijaya; Ilhan, Muhamad; Khoeriyah, Devi Nandira
AGROSCRIPT: Journal of Applied Agricultural Sciences Vol 7 No 2 (2025): December
Publisher : Universitas Perjuangan Tasikmalaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36423/agroscript.v7i2.2512

Abstract

Kajian penelitian tentang optimasi dan efisiensi telah dilakukan peneliti sebelumnya, tetapi kajian penelitian tersebut dilakukan secara terpisah, baik optimasi maupun efisiensi pemupukan. Di samping itu penelitian-penelitian tersebut dilakukan pada komoditas selain tanaman kacang bambara. Oleh karena itu, perlu dilakukan kajian untuk menentukan dosis optmum pupuk kalium sekaligus menentukan tingkat efisiensi penggunaan pupuk kalium tersebut pada tanaman kacang bambara. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui optimasi dan efisiensi dosis pupuk KCl pada tanaman kacang bambara. Percobaan di daerah Cilimus, Kuningan, Jawa Barat dari bulan April hingga Agustus 2025. Rancangan percobaan menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK), terdiri dari enam dosis pupuk KCl yang diulang empat kali. Pengamatan meliputi tinggi tanaman, indeks luas daun, jumlah polong per tanaman dan per petak, bobot polong per tanaman dan per petak, serta serapan kalium. Analisis data menggunakan analisis deskriptif, analisis varian, analisis optimasi dan analisis efisiensi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perbedaan dosis pupuk KCl menentukan perbedaan tinggi tanaman, indeks luas daun, jumlah polong per tanaman dan per petak, bobot polong per tanaman dan per petak serta serapan kalium pada tanaman kacang bambara. Dosis pupuk KCl yang optimum dicapai pada dosis 74,42 kg ha-1. Besarnya nilai efisiensi agronomis tertinggi yaitu 31,51, efisiensi fisiologis tertinggi 62,8 dan efisiensi pemulihan hara tertinggi yaitu 89,89%.