Perancangan produk penghargaan seperti piala tidak hanya memerlukan pendekatan visual, tetapi juga pemahaman terhadap proses produksi nyata. Penelitian ini bertujuan untuk menyesuaikan hasil 3D modeling piala menjadi produk fisik yang layak diproduksi dan tetap merepresentasikan nilai simbolik dari acara penghargaan Benteng Sawit. Metode perancangan mengikuti tahapan Robin Landa, yang meliputi riset, analisis, pengembangan konsep, pemodelan desain 3D, hingga implementasi. Proses penyesuaian meliputi revisi desain akibat kendala teknis, seperti penggantian logo melayang menjadi bola akrilik transparan, penghilangan alas balok yang diganti dengan tabung menyatu untuk meningkatkan kenyamanan dan efisiensi struktur, serta perubahan material alas dari kayu ke plastik berdasarkan masukan vendor. Hasil menunjukkan bahwa desain yang telah disesuaikan dapat diproduksi secara efisien tanpa mengurangi kualitas visual maupun makna simbolik. Penelitian ini menegaskan pentingnya adaptasi desain digital terhadap kendala produksi serta efektivitas metode Robin Landa dalam menghasilkan desain yang estetis, fungsional, dan dapat diproduksi secara nyata. The design of award trophies requires not only a visual approach but also a solid understanding of real-world production processes. This study aims to adapt a trophy initially developed through 3D modeling into a physical product that is manufacturable while maintaining the symbolic value of the Benteng Sawit award event. The design method follows Robin Landa’s stages, including research, analysis, concept development, 3D modeling, and implementation. The adjustment process involved revising the design based on technical constraints, such as replacing a floating logo with a transparent acrylic sphere, removing the block-shaped base and substituting it with an integrated cylindrical form to enhance grip comfort and structural efficiency, and changing the base material from wood to plastic based on vendor feedback. The results indicate that the revised design can be produced efficiently without compromising its visual quality or symbolic meaning. This study highlights the importance of adapting digital designs to production limitations and demonstrates the effectiveness of Robin Landa’s method in producing designs that are aesthetic, functional, and feasible for real-world manufacturing.