This Author published in this journals
All Journal Jurnal Kesehatan
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

HUBUNGAN KONDISI FISIK RUMAH DENGAN KEJADIAN INFEKSI SALURAN PERNAFASAN AKUT (ISPA) PADA BALITA DI DESA JATI KESUMA KECAMATAN NAMORAMBE KABUPATEN DELI SERDANG Risandhy Mulia Pradana; Tri Budiarti; Muhammad Rezebry
Jurnal Mal el Hayat Vol. 3 No. 1 (2025): Jurnal Mal el Hayat : Januari
Publisher : STIKes Malahayati Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penyakit Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) merupakan penyakit yang sering dialami oleh balita yang disebabkan karena infeksi pertama  serta belum optimalnya proses pembentukan kekebalan tubuh secara alamiah. ISPA terdiri dari 3 (tiga) unsur, yakni infeksi, saluran pernapasan dan infeksi akut. Permasalahan dalam skripsi ini mengenai hubungan kondisi fisik rumah serta hubungannya dengan kejadian ISPA pada balita di Desa Jati Kesuma Kecamatan Namorambe. Kualitas tempat tinggal dan rumah menjadi faktor utama mengingat sebagian besar waktu bayi dan balita habiskan adalah rumah serta lingkungannya. Metode Penelitian yang digunakan adalah Survei Analitik dengan pendekatan Cross Sectional Study dengan mengambil beberapa responden mengenai hubungan ventilasi rumah, lantai rumah, kepadatan hunian rumah dan atap rumah terhadap kejadian ISPA pada balita. Jumlah responden yang dipergunakan dalam penelitian ini sebanyak 65 orang dengan karakteristik umur, pendidikan dan pekerjaan. Hasil penelitian ini yaitu adanya hubungan yang signifikan antara ventilasi rumah dengan kejadian ISPA yang disebabkan kondisi ventilasi rumah yang tidak memenuhi syarat.  Penyakit – penyakit berbasis lingkungan menyumbangkan lantai rumah yang tidak memenuhi syarat akan terkait erat 50% dengan penyakit ISPA yang diderita. Penularan penyakit berbanding lurus dengan kepadatan hunian suatu rumah. Hasil Penelitian ini menunjukkan bahwa sebesar 75,2% atau sebanyak 50 balita mengalami ISPA dan pada 15 Balita 24,8% tidak mengalami ISPA. Selanjutnya Berdasarkan hasil analisis bivariat bahwa empat variabel Independen berhubungan dengan ISPA Pada balita di Desa Jati Kesuma , yaitu ventilasi dengan nilai p=0,001, Kepadatan Hunian dengan nilai p=0,004 , Lantai dengan nilai p=0,001 , dan atap dengan nilai p=0,001