Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Penggunaan Media Alat Peraga sebagai Upaya untuk Meningkatkan Minat dan Hasil Belajar Siswa pada Mata Pelajaran IPA Materi Sistem Peredaran Darah Kelas V SDN Kaliuling 02 Tempursari Lumajang Jawa Timur Mushoffah
Jurnal Studi Pendidikan Dasar Vol. 1 No. 2 (2023): Desember
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam YPBWI Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54180/jsped.v1i2.308

Abstract

Pendidikan merupakan upaya menyiapkan peserta didik menghadapi masa depan dan perubahan masyarakat yang sedemikian pesat, terutama IPTEK. IPA disebut sebagai ilmu yang mempelajari tentang peristiwa-peristiwa yang terjadi di alam. Tujuan penelitian ialah untuk mengetahui hasil belajar siswa menggunakan media alat peraga sistem peredaran darah. Metode penelitian ialah penelitian eksperimen semu. Temuan ialah respon peserta didik kelas V terhadap media alat peraga pada materi sistem peredaran darah pada manusia tergolong kategori sangat baik, peserta didik tertarik dan memiliki antusias dalam proses pembelajaran, hasil belajar rata-rata pretest 53,6 dan hasil belajar posttest 89,1.Argument ialah pembaharuan terhadap sumber bahan ajar atau alat peraga yang digunakan dalam proses pembelajaran adalah suatu inovasi untuk menyempurnakan atau meningkatkan hasil belajar supaya materi yang disampaikan menjadi menarik dan menyenangkan dengan menggunakan alat peraga sistem peradaran darah dalam pembelajaran IPA
Mengidentifikasikan dan Mengatasi Hambatan Psikologis yang Dapat Menghalangi Penerimaan Pesan Dakwah Mushoffah
Jurnal Studi Pendidikan Dasar Vol. 2 No. 2 (2024): Desember
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam YPBWI Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54180/jsped.v2i2.315

Abstract

Dakwah Islam merupakan proses penyampaian ajaran Islam terhadap umat manusia. Sebagai suatu proses, dakwah tidak hanya merupakan usaha penyampaian, tetapi merupakan usaha mengubah way of thinking, way offeeling, way of life manusia sebagai sasaran dakwah ke arah kualitas kehidupan yang lebih baik (Amin, 2008). Dalam aktivitas dakwah, seorang da'i seringkali mengalami kesulitan untuk menggerakkan sasaran dakwahnya agar mau mendengarkan dan mengamalkan pesan yang disampaikan dalam kehidupan nyata. Tujuannya tidak lain agar seorang da'i dihadapkan pada kenyataan bahwa individu-individu yang akan didakwahi memiliki toleransi keragaman dalam berbagai hal. Keragaman tersebut akan memberikan corak yang berbeda pula dalam menerima. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif.
Implementasi Pendidikan Karakter Islami melalui Budaya Sekolah di Madrasah Ibtidaiyah Mushoffah; Venna Kurniawati
Jurnal Studi Pendidikan Dasar Vol. 3 No. 2 (2025): Desember
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam YPBWI Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan perencanaan dan implementasi pendidikan karakter islam dalam budaya sekolah di Madrasah Ibtidaiyah. Latar belakang penelitian didasari pentingnya peran guru dalam membentuk karakter siswa sebagai bagian dari pencapaian tujuan pendidikan nasional serta menanggapi persoalan demoralisasi yang masih terjadi di dunia pendidikan. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan studi kasus dan analisis deskriptif. Data diperoleh melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukan bahwa pendidikan karakter diintegrasikan secara holistik melalui nilai religius, kejujuran, kedisiplinan, tanggung jawab, toleransi, dan kepedulian sosial. Implementasi dilakukan melalui keteladanan, pembiasaan, pengawasan, serta itegrasi dalam mata pelajaran dan budaya sekolah. Terdapat beberapa model penerapan yang digunakan, antara lain sebagai mata pelajaran tersendiri, penggabungan dalam bidang studi, dan melalui kegiatan diluar pengajaran maupun model campuran. Strategi guru terbukti efektif dalam menciptakan lingkungan belajar yang kondusif dan mendukung perkembangan moral, spiritual, dan sosial peserta didik. Meskipun demikian, penelitian ini masih memiliki keterbatasan karena hanya dilakukan pada satu madrasah dan bersifat deskriptif. Oleh karena itu, penelitian selanjutnya disarankan untuk memperluas lokasi penelitian, menggunakan pendekatan mixed methods agar dapat mengukur efektivitas program secara lebih terukur, mengkaji peran keluarga dan masyarakat dalam mendukung pendidikan karakter islami, pemanfaatan teknoligi digital, penelitian jangka panjang, serta pengembangan model pendidikan karakter islami yang lainnya juga perlu di eksplorasi agar hasil penelitian komprehensif dan relevan dengan tantangan global.