Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Pendidikan Karakter Melalui Pembiasaan Baca Tulis Juz ‘Amma dan Kaleng Infaq Gisa Ana Mutrikatus Salamah
Jurnal Studi Pendidikan Dasar Vol. 3 No. 1 (2025): Juni
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam YPBWI Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54180/jsped.v3i1.546

Abstract

ABSTRAK Pembelajaran berdiferensiasi merupakan pendekatan yang dirancang untuk mengakomodasi perbedaan kemampuan intelektual (IQ) siswa di sekolah dasar sehingga setiap siswa dapat belajar sesuai dengan kebutuhan dan potensinya. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji implementasi pembelajaran berdiferensiasi dalam menghadapi variasi IQ siswa, peran guru dalam mengidentifikasi serta memenuhi kebutuhan belajar siswa, dan tantangan beserta solusi yang ditempuh dalam penerapan strategi tersebut. Metode yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan studi dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi pembelajaran berdiferensiasi yang meliputi pengelompokan siswa, variasi metode pengajaran, dan penyesuaian produk belajar efektif membantu siswa belajar optimal sesuai tingkat kecerdasannya. Guru memiliki peran penting dalam mengenali kebutuhan individual siswa dan menyesuaikan proses pembelajaran agar inklusif dan adaptif. Meski terdapat berbagai tantangan seperti keterbatasan waktu, sumber daya, dan kompetensi guru, solusi berupa pelatihan, kolaborasi, serta pemanfaatan teknologi dapat mengatasi hambatan tersebut. Dengan demikian, pembelajaran berdiferensiasi berkontribusi pada terciptanya pendidikan yang adil, efektif, dan mampu meningkatkan kualitas belajar siswa di sekolah dasar. Kata Kunci: Pembelajaran berdiferensiasi, IQ siswa, sekolah dasar, strategi pembelajaran, peran guru, tantangan dan solusi. ABSTRACT Differentiated learning is an approach designed to accommodate the differences in students' intellectual abilities (IQ) in elementary school so that each student can learn according to their needs and potential. This study aims to examine the implementation of differentiated learning in dealing with variations in student IQ, the role of teachers in identifying and meeting student learning needs, and the challenges and solutions taken in the implementation of these strategies. The method used is descriptive qualitative with data collection through observation, interviews, and documentation studies. The results of the study show that differentiated learning strategies that include student grouping, variety of teaching methods, and adjustment of learning products are effective in helping students learn optimally according to their level of intelligence. Teachers have an important role to play in recognizing the individual needs of students and adapting the learning process to be inclusive and adaptive. Although there are various challenges such as limited time, resources, and teacher competence, solutions in the form of training, collaboration, and the use of technology can overcome these obstacles. Thus, differentiated learning contributes to the creation of education that is fair, effective, and able to improve the quality of student learning in elementary school.
Membangun Generasi Percaya Diri Melalui Public Speaking di Sekolah Dasar Ana Mutrikatus Salamah; Rafly Pinardi
Jurnal Studi Pendidikan Dasar Vol. 3 No. 1 (2025): Juni
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam YPBWI Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54180/jsped.v3i1.549

Abstract

ABSTRAK Public speaking merupakan keterampilan komunikasi yang sangat penting bagi perkembangan kepercayaan diri anak, terutama pada usia sekolah dasar. Artikel ini membahas bagaimana public speaking dapat dijadikan sarana efektif dalam membangun rasa percaya diri siswa sekolah dasar. Metode penelitian yang digunakan adalah studi pustaka kualitatif dengan mengkaji berbagai literatur terkait public speaking dan pengembangan kepercayaan diri anak. Pembahasan meliputi peran public speaking dalam meningkatkan rasa percaya diri, strategi dan metode pembelajaran yang efektif, serta tantangan dan solusi dalam penerapannya di lingkungan sekolah dasar. Hasil kajian menunjukkan bahwa pembelajaran public speaking yang dilakukan secara bertahap, menyenangkan, dan didukung oleh pendekatan yang suportif dapat meningkatkan keberanian dan keterampilan berbicara siswa. Namun, tantangan seperti rasa takut, keterbatasan waktu, dan kurangnya pengalaman guru harus diatasi dengan strategi yang tepat, termasuk pelatihan guru dan keterlibatan orang tua. Dengan penerapan yang konsisten dan kolaborasi antara sekolah dan keluarga, public speaking dapat menjadi sarana utama dalam membentuk generasi muda yang percaya diri dan komunikatif, sehingga siap menghadapi tantangan masa depan. Kata kunci: Public speaking, percaya diri, sekolah dasar, pembelajaran, keterampilan komunikasi. ABSTRACT Public speaking is a communication skill that is very important for the development of children's self-confidence, especially at elementary school age. This article discusses how public speaking can be used as an effective way to build self-confidence in elementary school students. The research method used is a qualitative literature study by examining various literature related to public speaking and developing children's self-confidence. The discussion includes the role of public speaking in increasing self-confidence, effective learning strategies and methods, as well as challenges and solutions for its implementation in the elementary school environment. The research results show that public speaking learning which is carried out in stages, is fun, and is supported by a supportive approach can increase students' courage and speaking skills. However, challenges such as fear, time constraints, and lack of teacher experience must be overcome with appropriate strategies, including teacher training and parent involvement. With consistent implementation and collaboration between schools and families, public speaking can be the main means of forming a young generation who are confident and communicative, so they are ready to face future challenges. Key words: Public speaking, self-confidence, elementary school, learning, communication skills.
Langkah Praktis Merancang Naskah yang Menginspirasi dan Berdampak: Merancang naskah, inspirasi, dampak sosial, teknik penulisan, struktur cerita. Ana Mutrikatus Salamah
Jurnal Studi Pendidikan Dasar Vol. 2 No. 1 (2024): Juni
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam YPBWI Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54180/jsped.v2i1.555

Abstract

Artikel ini membahas langkah-langkah praktis dalam merancang naskah yang tidak hanya menginspirasi pembaca tetapi juga memiliki dampak signifikan terhadap audiens. Dengan pendekatan metodologi penelitian literatur dan analisis praktik penulisan, artikel ini mengeksplorasi elemen-elemen penting dalam proses kreatif penulisan naskah, seperti pemilihan tema, pengembangan ide, struktur cerita, hingga teknik penyampaian pesan. Artikel ini bertujuan untuk memberikan panduan komprehensif bagi penulis pemula maupun berpengalaman dalam menciptakan karya tulis yang bermakna dan relevan dengan konteks sosial serta budaya. Kata Kunci: Merancang naskah, inspirasi, dampak sosial, teknik penulisan, struktur cerita.