Sukmawardana, Happy Nabila
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Analisis Perbandingan Hambatan Kapal Terhadap Trimaran Conventional Side Hull Dengan Swath Side Hull Sukmawardana, Happy Nabila
Applied Science and Technology on Naval Engineering Vol 1 No 1 (2023): Applied Science and Technology on Naval Engineering (ASTNE)
Publisher : Fakultas Teknik UPN Veteran Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Indonesia mengalami perkembanganan jumlah armada kapal hingga Agustus 2022 terdapat 4.906 kapal penumpang, 50.419 kapal ikan dan 44.645 kapal barang dibandingkan pada tahun 2017 jumlah armada hanya 27.567 kapal, tahun 2018 jumlah armada 29.928 dan meningkat menjadi 32.587. Dengan ini, para naval engineer melakukan inovasi salah satunya multi-hull seperti SWATH dan Trimaran. Penelitian ini bertujuan salah satu inovasi untuk mengetahui perbandingan hambatan trimaran conventional dengan kapal trimaran SWATH. Model kapal yaitu kapal dari penelitian dari jurnal validasi yang nanti akan divariasikan menjadi SWATH. Analisis hambatan dan perhitungan model ini menggunakan metode Computational Fluid Dynamic (CFD) dengan bantuan bantuan software ANSYS. Analisis perbandingan hambatan ini dilakukan terhadap hambatan total, hambatan gesek, hambatan viskositas, hambatan gelombang dan hambatan residu dengan kecepatan pada fr 0.1, 0.3, 0.5, 0.7 dan 0.9. Dari hasil yang didapatkan pada CFD, bahwa koefisien hambatan total (CT) dengan rata – rata selisih trimaran conventional side hull dengan SWATH side hull sebesar 11%, CF mendapat selisih nilai dengan rata – rata sebesar 8,4%, CW mendapat selisih nilai dengan rata – rata sebesar 2,3%, CV mendapat selisih nilai dengan rata – rata sebesar 1,3%. Hasil dari contour gelombang yang di dapat dari CFD menunjukkan bahwa trimaran SWATH memiliki bentuk contour gelombang lebih teratur dibandingkan trimaran conventional side hull, hal ini disebabkan dengan WSA (Wetted Surface Area) yang lebih kecil. Interferensi yang dihasilkan menunjukan perbandingan sebesar 0,07% yang dimana nilai terendah -0,0088.