Tina, Destina
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Pola Komunikasi Organisasi Atasan dan Bawahan dalam Meningkatkan Motivasi Kerja Karyawan PT Home Credit Indonesia Cabang Jambi Tina, Destina; Yusnaini, Yusnaini
Journal of Communication Research Vol. 1 No. 2 (2025): October
Publisher : Yayasan Lentera Avanya Nagari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61105/jcr.v1i2.208

Abstract

Komunikasi interpersonal antara atasan dan bawahan dalam suatu organisasi memegang peranan penting dalam meningkatkan motivasi kerja karyawan. Penelitian ini dilakukan di PT Home Credit Indonesia Cabang Jambi, yang telah melakukan berbagai upaya untuk meningkatkan motivasi kerja karyawan, seperti pemberian insentif berupa gaji dan bonus, penyediaan seragam kerja, penyelenggaraan acara sosial, pemberian asuransi jiwa dan kesehatan, pembagian sertifikat penghargaan, serta pemberian peluang pengembangan diri. Namun, upaya-upaya tersebut belum sepenuhnya efektif, terlihat dari masih adanya karyawan yang tidak disiplin dan munculnya kesenjangan informasi. Oleh karena itu, penelitian ini penting dilakukan untuk mengetahui pola komunikasi interpersonal antara manajer dan karyawan, cara manajer membangkitkan motivasi kerja, serta hambatan-hambatan yang muncul dalam proses komunikasi tersebut. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Teori yang digunakan adalah Teori Kebutuhan Hubungan Interpersonal yang mencakup beberapa pola komunikasi, yaitu pola roda, pola melingkar, pola menyeluruh, pola Y, dan pola bersambung. Teknik analisis data dilakukan melalui tiga tahapan, yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pola komunikasi yang paling efektif dalam meningkatkan motivasi kerja karyawan di PT Home Credit Indonesia Cabang Jambi adalah pola roda dan pola menyeluruh. Motivasi yang diberikan oleh atasan terutama berupa insentif finansial seperti gaji dan bonus, serta dipadukan dengan pemenuhan kebutuhan fisiologis, keamanan dan keselamatan kerja, sosial, penghargaan, dan aktualisasi diri. Hambatan dalam komunikasi interpersonal yang ditemukan antara lain adalah hambatan teknis, fisik, psikologis, perbedaan kerangka berpikir, serta hierarki dalam struktur organisasi. Interpersonal communication between superiors and subordinates plays a vital role in enhancing employee motivation within an organization. This study was conducted at PT Home Credit Indonesia Jambi, which has implemented various efforts to improve employee motivation, including providing financial incentives such as salaries and bonuses, offering work uniforms, organizing social events, providing life and health insurance, awarding certificates of appreciation, and offering opportunities for personal development. However, these efforts have not been entirely effective, as indicated by the persistence of undisciplined behavior among employees and communication gaps. Therefore, this research aims to examine the patterns of interpersonal communication between managers and employees, the ways in which managers foster employee motivation, and the barriers that arise in the communication process. This study employs a qualitative descriptive approach. The theoretical framework used is the Theory of Interpersonal Needs, which includes several communication patterns: wheel, circular, all-channel, Y, and chain patterns. Data analysis was carried out through three stages: data reduction, data presentation, and drawing conclusions. The findings reveal that the most effective communication patterns in enhancing employee motivation at PT Home Credit Indonesia, Jambi Branch, are the wheel and all-channel patterns. The primary motivational tools used by managers include financial incentives such as bonuses and salaries, combined with the fulfillment of physiological needs, job safety and security, social belonging, recognition, and self-actualization. Barriers to interpersonal communication include technical, physical, and psychological obstacles, differences in perspectives, and hierarchical structures within the organization.