Jajanan sehat merupakan makanan atau minuman yang terhindar dari bahan pewarna buatan, pemanis buatan dan terhindar dari kontaminasi bakteri, disajikan. Jajanan anak sekolah yang kurang terjamin kesehatannya dapat berpotensi menyebabkan keracunan, gangguan pencernaan dan jika berlangsung lama akan menyebabkan status gizi yang buruk. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui Faktor yang Mempengaruhi Konsumsi Jajanan Sehat siswa di SD Negeri 7 Ponjalae Kota Palopo. Metode penelitian ini menggunakan desain cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa SD Negeri 7 Ponjalae Kota Palopo. Sebanyak 56 responden dipilih menjadi sampel dengan menggunakan teknik quota sampling. Pengumpulan data menggunakan lembar kuesioner. Data yang telah dikumpulkan kemudian diolah dan dianalisis menggunakan program microsoft exel dan program statistik (SPSS) versi 16. Hasil penelitian adalah mencari distribusi frekuensi, analisis univariat mencari distribusi frekuensi, analisis bivariat mengguanakan uji chi square dan uji fisher didapatkan ada pengaruh antara peran orang tua terhadap konsumsi jajanan sehat siswa di SD Negeri 7 Ponjalae Kota Palopo dengan nilai (ρ = ,004), dan ada pengaruh antara peran kantin sekolah terhadap konsusmsi jajanan sehat siswa di SD Negeri 7 Ponjale Kota Palopo dengan nilai (ρ = ,001). Kesimpulan dalam penelitian ini yaitu ada pengaruh faktor orang tua dan kantin sekolah terhadap konsumsi jajanan sehat siswa di SD Negeri 7 Ponjalae Kota Palopo.