Yunita Wildaniati, S.Si., M.Pd
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Pendidikan Islam Moderat dan Nasionalisme pada Lembaga Pendidikan Islam Berbasis Pesantren di Kota Metro Nuryanto, M.Pd.I; Yunita Wildaniati, S.Si., M.Pd
Journal of Islamic Education and Learning Vol. 4 No. 2 (2024): Journal of Islamic Education and Learning
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Syrari’ah Daru ‘Ulum (STSDU) Lampung Timur.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63761/jiel.v4i2.124

Abstract

Pendidikan Islam merupakan pendidikan yang landasan dasar dan sumber-sumber pendidikan sebagai bangun ruangnya berasal dari ajaran Islam yakni guna sebagai rahmatan lil’alamin. Sehingga lembaga pendidikan yang sesuai dan representatif dalam penerapan pencapaian tujuan dan sasaran pendidikan serta telah terbukti serta memiliki andil yang cukup besar dalam memperjuangan kemerdekaan Republik Indonesia yakni Pesantren. Titik sentral dalam pendidikan yakni terdapat pada kurikulum yang mempengaruhi perkembangan pendidikan secara umum dan khusus, dalam hal ini kurikulum pesantren. Berdasarkan hasil penelitian, Konstruksi kurikulum pendidikan Islam moderat dan nasionalisme di Pondok Pesantren ditujukan dalam upaya pembentukan generasi bangsa yang berkualitas dan paripurna seiring tujuan pendidikan nasional. Latar belakang penerapan pendidikan Islam moderat dan nasionalisme di pondok pesantren merupakan langkah antisipatif dalam mencegah bentuk-bentuk tindakan anarkisme, terorisme, radikalisme yang selama ini terjadi di berbagai daerah yang terjadi akibat perbedaan pemahaman dan keyakinan dalam memahami sumber-sumber hukum Islam serta dalam upaya menjaga keutuhan kesatuan NKRI dari disintegrasi bangsa. Pelaksanaan pendidikan tersebut dilakukan melalui: a) pengajian kitab kuning, b) diskusi, c) pelatihan, d) tanya jawab, e) Bahthsul al-Masa’il, f) Pendidikan wawasan kebangsaan, g) ro’an (kerja bakti), h) upacara bendera. Implikasiny, bahwa pendidikan yang dilaksanakan memberikan pengaruh yang signifikan terhadap sikap para santri yang mampu menjadi rahmatan lil ‘alamain