With the increasing difficulty in finding job vacancies, there is a need for early socialization regarding entrepreneurship to change the mindset of teenagers. The lack of knowledge among teenagers and the courage of teenagers to become entrepreneurs needs to be balanced with the use of social media as a platform that helps someone become an entrepreneur. This community engagement event was carried out to train ASAK Stella Maris students to understand the importance of entrepreneurship with the help of social media, where this learning can be obtained through universities majoring in Management and Business. This community engagement aims to provide training on using social media and technology in a good and helpful way. PKM will be carried out for teenagers from ASAK Stella Maris Care, which will be held offline and take one day. The resulting activities are expected to produce outputs in the form of journals at seminars held by LLPM Tarumanagara University and additional outputs in the form of IPR. ABSTRAK Melihat semakin sulitnya dalam mencari lapangan pekerjaan, perlu adanya sosialisasi sejak dini terkait wirausaha untuk mengubah pola pikir dari remaja. Kurangnya pengetahuan remaja dan keberanian para remaja untuk menjadi seorang wirausaha perlu diimbangi dengan pemanfaatan sosial media sebagai platform yang membantu seseorang dalam berwirausaha. PKM ini dilakukan guna memberi pelatihan kepada remaja-remaja Asuhan ASAK Stella Maris untuk dapat memahami pentingnya memahami kewirausahaan dengan adanya bantuan dari peranan sosial media, yang dimana pembelajaran ini dapat diperoleh melalui Perguruan Tinggi jurusan Manajemen dan Bisnis. Tujuan PKM ini adalah memberikan pelatihan bagaimana cara memanfaatkan sosial media, dan teknologi yang baik dan bermanfaat. PKM akan dilaksanakan kepada remaja-remaja Asuhan ASAK Stella Maris yang akan diadakan secara offline dengan memakan waktu dalam satu hari. Kegiatan yang dihasilkan diharapkan dapat mengahasilkan luaran berupa dan jurnal pada seminar yang diadakan oleh LLPM Universitas Tarumanagara, dan luaran tambahan berupa HKI.