p-Index From 2021 - 2026
0.408
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Jurnal Serina Abdimas
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PELATIHAN PERHITUNGAN TITIK IMPAS SEBAGAI DASAR PERENCANAAN LABA USAHA PADA SISWA SMAN 20 KABUPATEN TANGERANG Kurniawati, Herni; Ratna Niandra; Esther Dharmadi Santoso
Jurnal Serina Abdimas Vol 3 No 1 (2025): Jurnal Serina Abdimas
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jsa.v3i1.33665

Abstract

The goal of the community service program is to better teach SMA Negeri 20 Tangerang Regency students the science of accounting and economics, particularly as it relates to breaking even point analysis and profit forecasting. A business can use the break-even point to determine the minimum sales volume necessary to avoid losses while still failing to turn a profit (i.e., to make no profit at all). Furthermore, by indicating the level of sales that must be reached, the break-even point assists management in planning the required amount of profit. In order for students to benefit from this training, both those continuing their education in college (where the topic of break-even point is covered in a Management Accounting course) and those entering the workforce will be able to plan the business profitability of their place of employment. The data utilized in this Community service is primary data gathered directly from SMA Negeri 20 Tangerang Regency, specifically data from interviews with the principal and teachers discussing the urgency of the Accounting Economics material needed by students who will be used when they graduate from school. The Community service method consists of the following steps: (1) defining the break-even point and its components, which calculates the break-even point in terms of sales and units of goods; (2) calculating what elements make up the break-even point, which then calculates the break-even point in terms of units of goods; and (3) providing examples of questions related to the break-even point/BEP in order to help students understand/comprehend the break-even point/BEP. The crew did a great job doing this community service, which began on Thursday, October 03, 2024 at 10:00 WIB and ended at noon. The execution of Community service was carried out by visiting schools with students as part of Community service The executed community service program will eventually yield outcomes in the form of community service journals or proceedings. Furthermore, the extra outputs are loaded as extra outputs into HKI. ABSTRAK PKM dirancang untuk membantu siswa SMA Negeri 20 Kabupaten Tangerang memahami ekonomi akuntansi, terutama titik impas dalam merencanakan laba usaha. Titik impas membantu perusahaan merencanakan laba yang diinginkan dengan menentukan berapa banyak penjualan yang harus dilakukan agar perusahaan tidak mengalami kerugian tetapi juga belum memperoleh laba; dengan kata lain, titik impas menunjukkan berapa banyak penjualan yang harus dilakukan agar perusahaan tidak mengalami kerugian sama sekali. Dengan demikian, pelatihan ini bermanfaat bagi siswa-siswi yang sedang bekerja, karena mereka akan dapat merencanakan keuntungan bisnis tempat mereka bekerja. Mereka juga dapat melanjutkan studi mereka di universitas dengan mengambil mata kuliah akuntansi manajemen dengan topik titik impas atau BEP. Data yang digunakan dalam PKM ini berasal dari SMA Negeri 20 Kabupaten Tangerang secara langsung. Data ini diperoleh dari wawancara dengan guru dan kepala sekolah tentang seberapa penting materi ekonomi akuntansi bagi siswa untuk dipelajari setelah meninggalkan sekolah. Metode PKM terdiri dari (1) penjelasan teori atau konsep tentang titik impas, kemudian penjelasan tentang biaya tetap dan biaya variabel serta contohnya yang digunakan untuk menghitung titik impas/BEP; (2) menghitung komponen apa saja yang membentuk titik impas, kemudian menghitung titik impas dalam ukuran penjualan dan unit barang; dan (3) memberikan contoh soal yang berkaitan dengan titik impas/BEP dengan tujuan sederhana. PKM ini dijalankan oleh tim dengan baik dan lancar hingga selesai pada hari Kamis, 3 Oktober 2024 pukul 10.00 WIB. PKM dilakukan dengan mengunjungi sekolah bersama siswa. PKM yang telah dilaksanakan menghasilkan luaran dalam bentuk jurnal atau publikasi pengabdian masyarakat. Selain itu, luaran tambahan dimasukkan ke HKI.
PELATIHAN SIKLUS AKUNTANSI DAN JURNAL UMUM PADA SISWA-SISWI SMK SANDIKTA Kurniawati, Herni; Ratna Niandra; Esther Dharmadi Santoso
Jurnal Serina Abdimas Vol 3 No 2 (2025): Jurnal Serina Abdimas
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jsa.v3i2.34788

Abstract

Community Service (PKM) was carried out to help students of SMK Sandikta Bekasi understand the accounting cycle and its stages well. The accounting cycle is a series of accounting processes carried out periodically, consisting of ten stages: (a) identification and analysis of business transactions; (b) journalizing transactions; (c) posting to the ledger;(d) preparing a trial balance; (e) journalizing and posting adjusting entries; (f) preparing an adjusted trial balance,;(g) preparing financial statements;(h) journalizing and posting closing entries; (i) preparing a post-closing trial balance; and (j) preparing reversing entries. PKM uses primary data obtained directly from SMK Sandikta, such as data from interviews with the principal and teachers, concluding that this PKM uses descriptive qualitative data. Meanwhile, secondary data was obtained from books, journals, and the internet that support this research. PKM was conducted using an introductory method to the Partners, followed by presenting the material in printout form created in Microsoft PowerPoint and distributed to approximately 30 students. After presenting the material, students were given time to ask questions to better understand the content. The result of the PKM is that the partner feels they have a better understanding of the accounting cycle material and the general journal provided, and the partner requested to conduct PKM again in the next semester with advanced material, namely how to post transaction journals and create a trial balance. The output of this PKM result is the proceedings of the national seminar as a speaker and the national PKM journal article, as well as Intellectual Property Rights. ABSTRAK Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) diilaksanakan membantu siswa-siswi SMK Sandikta Bekasi dapat memahami siklus Akuntansi dan tahapannya dengan baik. Siklus akuntansi adalah serangkaian proses akuntansi yang dilakukan secara periodik, dengan sepuluh tahapan, terdiri dari (a) identifikasi dan analisis transaksi bisnis; (b) menjurnal transaksi; (c) memposting ke buku besar; (d) membuat neraca saldo; (e) menjurnal dan posting jurnal penyesuaian; (f) membuat neraca saldo setelah penyesuaian; (g) membuat laporan keuangan; (h) menjurnal dan posting jurnal penutup; (i) membuat neraca saldo setelah penutupan; dan (j) membuat jurnal pembalik. PKM menggunakan data primer yang diperoleh langsung dari pihak SMK Sandikta seperti data hasil wawancara dengan kepala sekolah dan guru sehingga disimpulkan bahwa PKM ini menggunakan data kualitatif deskriptif. Sedangkan untuk data sekunder diperoleh dari buku, jurnal, internet yang mendukung penelitian ini. PKM dilaksanakan dengan metode perkenalan terlebih dahulu kepada Mitra, dengan dilanjutkan memaparkan materi berbentuk print out yang dibuat dalam Microsoft Power Point dan dibagikan kepada Mitra sebanyak kurang lebih 30 siswa. Setelah memaparkan materi, diberikan waktu kepada siswa untuk bertanya agar lebih memahami materi. Hasil dari PKM adalah Mitra merasakan lebih memahami materi siklusakuntansi dan jurnal umum yang diberikan, dan Mitra meminta untuk dilakukan kembali PKM di semester berikutnya dengan materi lanjutan yaitu bagaimana memposting jurnal transaksi dan membuat neraca saldo. Hasil PKM ini menghasilkan pemakalah seminar nasional, aritkel di jurnal nasional PKM, dan Hak Kekayaan Intelektual.