Amusti, Yuyun
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Pengentasan Kejenuhan Kerja pada Konselor Adiksi melalui Konseling Individu dengan Teknik Motivation Interview Jannati, Zhila; Amusti, Yuyun
IJoCE: Indonesian Journal of Counseling and Education Vol. 3 No. 2 (2022): IJoCE : Indonesian Journal Counseling and Education
Publisher : Program Studi Bimbingan dan Konseling Pendidikan Islam IAIN Syaikh Abdurrahman Siddik Bangka Belitung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32923/ijoce.v3i2.3022

Abstract

Kejenuhan kerja merupakan kelelahan emosional yang di rasakan oleh individu yang bekerja. Penelitian ini bertujuan untuk untuk mengetahui gambaran kejenuhan kerja konselor adiksi di yayasan cahaya putra selatan sebelum dilaksanakanya layanan konseling individual dengan teknik mi, untuk mengetahui bagaimana pelaksanaan konseling individual dengan teknik motivation interterview (MI) dalam mengatasi kejenuhan kerja konselor adiksi di Yayasan Cahaya Putra Selatan Kecamatan Seberang Ulu 1 Palembang, untuk mengetahui gambaran kejenuhan kerja konselor adiksi di Yayasan Cahaya Putra Selatan setelah dilaksanakannya layanan konseling individual dengan teknik mi. Penelitian ini termasuk jenis penelitian deskriptif kualitatif dengan metode pengumpulan data yang digunakan yaitu wawancara, observasi dan dokumentasi. Dalam penelitian ini, jumlah subjek adalah tiga orang konselor adiksi di Yayasan Cahaya Putra Selatan Palembang. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa gambaran kejenuhan kerja sebelum diterapkan layanan konseling individual dengan teknik motivation interview masih berada tingkat tinggi. Hal ini dapat dilihat dari kurangnya percaya diri, bersikap dingin, melakukan kegiatan yang kurang bermanfaat, menjaga jarak, serta tugas yang diberikan oleh yayasan dianggap berat untuk dilakukan. Pelaksanaan konseling individual dengan teknik motivation interview dalam mengatasi kejenuhan kerja pada konselor adiksi dilakukan 5 kali pertemuan melalui tiga tahapan yaitu tahap awal dengan membangun hubungan baik, mendefiniskan dan penjajakan alternatif bantuan. Selanjutnya, tahap pertengahan yaitu mengekplorasi masalah masalah dan tahap terakhir yaitu mengevaluasi dan penghentian proses konseling. Setelah dilakukanya konseling individu dengan teknik motivation interview, masing-masing subjek mengalami penurunan pada tingkat kejenuhan kerjanya, telah melakukan kegiatan tanpa mengalami kejenuhan yang berkepanjangan, bersikap hangat dengan rekan kerja serta mau mengevaluasi diri untuk menjadi lebih baik lagi