Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

PENDAMPINGAN PERIZINAN DAN TATA KELOLA UNIT PENDAMPINGAN PERIZINAN DAN TATA KELOLA UNIT PENGUMPULAN ZAKAT MASJID NURUL IHSAN, KOTA BENGKULU Dwi Fitri, Tarisna; Faiza Tirta Sakinah; Vitari Nurazizah; Yuninda Een Friyanti; Nonie Afrianty
Jurnal Pengabdian Masyarakat (Z-COVIS) Vol. 1 No. 1 (2025): Jurnal Pengabdian Masyarakat (Z-COVIS)
Publisher : Penerbit Az-Zahra Media Society

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pengabdian ini bertujuan untuk mendeskripsikan proses pendampingan dalam perizinan dan tata kelola Unit Pengumpul Zakat (UPZ) Masjid Nurul Ihsan, Kota Bengkulu. Metode yang digunakan adalah penelitian ABCD, merupakan pendekatan pembangunan yang berfokus pada kekuatan dan potensi yang dimiliki oleh suatu komunitas, bukan pada kekurangan atau masalahnya. Dalam konteks pendampingan perizinan dan tata kelola Unit Pengumpulan Zakat (UPZ) Masjid Nurul Ihsan di Kota Bengkulu, metode ini digunakan untuk menggali, mengidentifikasi, dan mengoptimalkan aset-aset yang ada di lingkungan masjid dan masyarakat sekitarnya. Pendekatan ini dimulai dengan mengenali berbagai sumber daya yang tersedia, seperti kemampuan individu, lembaga lokal, jaringan sosial, serta fasilitas yang dimiliki oleh masjid. Melalui metode ABCD, UPZ Masjid Nurul Ihsan dapat membangun sistem tata kelola yang berbasis pada partisipasi aktif masyarakat. Proses pendampingan menjadi lebih inklusif karena setiap anggota komunitas merasa memiliki peran dan tanggung jawab dalam keberhasilan pengelolaan zakat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses pendampingan mencakup pemahaman terhadap peraturan, penyusunan dokumen perizinan, serta penguatan kapasitas pengurus dalam mengelola zakat secara transparan dan akuntabel. Kegiatan pendampingan ini turut memperkuat kerja sama antara masjid dan lembaga zakat resmi, sehingga UPZ Masjid Nurul Ihsan dapat menjalankan operasionalnya secara legal dan profesional. Pengabdian ini menyoroti pentingnya peran pendamping dalam meningkatkan kapasitas lembaga keagamaan agar mampu mengoptimalkan peran sosialnya.