Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Implementasi Terapi Blowing Ballon Untuk Mengurangi Sesak Nafas Pada Anak Dengan Asma Di Rumah Sakit Vita Insani Pematang Siantar Romadon , Muhammad; E.P.P , Riska Wani
World Health Digital Journal Vol. 2 No. 1 (2025)
Publisher : Institute of Advanced Knowledge and Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/wolgitj.v2i1.48

Abstract

Pendahuluan : Asma adalah penyakit inflamasi obstruktif yang ditandai oleh periode episodic spasme otot otot polos dalam dinding saluran udara bronkhial (spasme bronkus). Salah satu masalah keperawatan yang muncul pada kasus asma adalah pola napas tidak efektif. Upaya yang dilakukan untuk mengatasi pola napas tidak efektif akibat hambatan upaya napas adalah implementasi teknik blowing ballon. Metode : Desain penelitian ini adalah kuantitatif-deskriptif melalui pendekatan studi kasus. Sampel penelitian sejumlah 2 responden yaitu penderita asma. Sampling yang digunakan dalam penelitian ini adalah purposive sampling. Data di kumpulkan dengan teknik observasi, wawancara, pemeriksaan fisik, pemeriksaan penunjang, dokumentasi yang dilakukan pada tanggal 2 Juli 2024-7 Juli 2024 di Rumah Sakit Vita Insani Pematangsiantar. Hasil : Hasil penelitian ini menunjukkan setelah dilakukan implementasi dengan implementasi  blowing ballon selama 3 hari didapatkan bahwa kedua klien mengalami penurunan frekuensi pernapasan pada klien 1 frekuensi pernapasan 27 x/i menjadi 20 x/i. Klien 2 frekuensi pernapasan 28 x/i menjadi 20 x/i. Implementasi blowing ballon mampu menurunkan frekuensi pernapasan pada klien asma. Kesimpulan : Setelah dilakukan tindakan selama 3 hari, implementasi blowing ballon sangat efektif untuk menurunkan frekuensi pernapasan  pada klien asma. Saran :  Peneliti menyarankan agar perawat dapat mendampingi pasien dalam melakukan implementasi blowing ballon pada klien asma untuk mengatasi masalah peningkatan frekuensi pernapasan.