Rasa percaya diri penting sekali ditumbuhkan sejak usia dini, karena ini merupakan fondasi terpenting bagi seseorang untuk dapat hidup sukses dan bahagia sepanjang hidupnya. Kasih sayang dan perhatian orang tua secara kontinu tentu memberikan kontribusi utama agar percaya diri anak tumbuh dengan optimal. Selain itu lingkungan, interaksi sosial dan pendidik juga mendukung tumbuhnya rasa percaya diri anak, dengan mempunyai rasa percaya diri membantu anak agar dapat diterima di lingkungannya. Adapun, penelitian ini bertujuan untuk mengetahuiupaya guru dalam meningkatkan percaya diri anak melalui bermain kata. Rumusan masalah pada penelitian ini adalah bagaimana upaya guru dalam meningkatkan percaya diri anak melalui bermain kata? Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif deskriptif, metode yang digunakan menggunakan penelitian tindakan kelas, model yang digunakan peneliti yaitu model yang dikemukakan oleh Kemmis dan Mc Taggart. Subjek penelitian dalam penelitian adalah peserta didik dan guru kelompok B Tk Aksara Mulia. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini yaitu: observasi, siklus, wawancara dan dokumentasi.Hasil penelitian menunjukkan bahwa upaya guru dalam meningkatkan percaya diri anak melalui bermain kata berhasil untuk meningkatkan percaya diri anak dalam pembelajaran. Ini semua bisa dilihat dari hasil observasi pada setiap siklus mengalami peningkatan. Tahapan dari pra siklus sebesar 23%, siklus 1 sebesar 43%, dan pada tahapan siklus II meningkat menjadi 79%. Dari hasil tersebut disimpulkan bahwa upaya guru dalam meningkatkan percaya diri anak melalui bermain kata pada anak kelompok B usia 5-6 tahun di Tk Aksara Mulia dapat meningkatkan percaya diri pada anak. Ketika bermain kata anak menjadi lebih inisiatif, berani tampil dan yakin akan kemampuan dirinya sendiri. Bukan hanya itu pembelajaran bermain kata juga menciptakan susana pembelajaran yang menyenangkan dan aktif.