Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

IMPLEMENTASI PROGRAM SAINS CLUB PADA KURIKULUM MERDEKA DI MI BABUSSALAM KRIAN SIDOARJO Syafi, Moh. Agus Syairofi
Al-Adawat : Jurnal Pendidikan Madrasah Ibtidaiyah Vol. 4 No. 02 (2025): OKTOBER
Publisher : PGMI UNHASY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33752/aldawat.v4i02.8855

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan tentang implementasi program sains club pada kurikulum merdeka di MI Babussalam Krian Sidoarjo. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Pengambilan data menggunakan teknik wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menjelaskan bahwa 1) Implementasi program sains club pada kurikulum merdeka di Mi Babussalam Krian Sidoarjo. 2) Kelebihan implementasi program sains club pada kurikulum merdeka di MI Babussalam Krian Sidoarjo adalah dapat menumbuhkan minat anak untuk berpikir kritis, dapat menumbuhkan sikap ingin tahu pada peserta didik, dan dapat membantu peserta didik untuk mengenal, mempelajari lingkup sains, dan menyiapkan siswa dalam menghadapi Olimpiade. 3) Faktor penghambat implementasi program sains club pada kurikulum merdeka di MI Babussalam Krian Sidoarjo adalah ketersediaan bahan untuk praktik sains yang belum mendukung atau belum tersedia, dan dari segi waktu pelaksanaan. 4) Upaya dalam mengatasi hambatan ketersediaan bahan untuk praktik sains belum mendukung atau belum tersedia adalah dengan pemanfaatan sumber daya lokal, dan menggunakan teknologi. Untuk mengatasi sering liburnya ekstrakulikuler sains club dikarenakan bersamaan dengan kegiatan lain yang terjadi secara dadakan, adalah dengan penjadwalan yang terkoordinasi, pembuatan kalender akademik yang lebih tertata, serta melakukan evaluasi dan peningkatan yang berkelanjutan.
Implementasi Program Tahfidz di SDI Ash Shiddiq Buduran Sidoarjo Tahun Pelajaran 2022/2023 Syafi, Moh. Agus Syairofi; Nihayah, Khummaidatun
TARBAWIYAT Vol 3 No 1 (2024): Juni
Publisher : Prodi PGMI STAI Al-Akbar Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62589/tarbawiyat.v3i1.289

Abstract

This article discusses the role of education, especially Islamic religious education, in developing students' spiritual intelligence. The main focus is on the Tahfidzul Qur'an program, which is of concern to the wider community. Islamic education is directed at forming individuals with high moral standards, or akhlaqul karimah, according to the teachings of the Islamic religion. Memorizing the Koran is considered a noble endeavor, as an effort to maintain the authenticity and purity of Islamic teachings. However, there are challenges in the tahfidz process, including lack of student motivation, internal and external obstacles, and lack of parental support. This research was conducted at SDI Ash Shiddiq Buduran Sidoarjo using qualitative research methods. The research results show that the implementation of the tahfidz program experienced successes and challenges. Parental support, effective management and teacher creativity in inspiring students are determining factors for success. However, several obstacles, such as lack of student enthusiasm and lack of ability to read the Qur'an, were also identified. Efforts to overcome barriers include providing supervising instructors, increasing collaboration with parents, and applying creative methods in learning.