Salwaa, Syarifah
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Implementasi Program Keputraan dalam Mengembangkan Akhlakul Karimah pada Siswa Kelas 7 Mahad Imam Hafsh Salwaa, Syarifah; Ahmad, Salma Azizah
Prophetic guidance and counseling journal Vol 5 No 2 (2024)
Publisher : Program Studi Bimbingan Konseling dan Pendidikan Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32832/pro-gcj.v5i2.22058

Abstract

Akhlak adalah salah satu aspek penting dalam kehidupan kita sebagai seorang muslim. Di mana setiap manusia akan menunjukkan akhlak mereka secara spontanitas ketika berinteraksi dengan orang lain. Penelitian bertujuan untuk mengetahui akhlak terpuji pada diri setiap muslim dapat ditumbuhkan dan dikembang melalui program keputraan sebagai sarana memberikan wawasan yang lebih mendalam, khususnya pada siswa mengenai akhlak terpuji. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode penelitiannya berupa metode deskriptif kualitif dan instrumen penelitian yang digunakan adalah kuisoner. Berdasarkan hasil data dari kuisoner akhlakul karimah, dapat di ketahui dari 10 pernyataan, jawaban baik yang paling banyak diisi siswa kelas 7 Mahad Imam Hafsh terdapat pada nomor 6, nomor 8, dan nomor 10. Di mana nomor 6 item pernyataan berupa menjauhi sifat iri hati terhadap orang lain, kemudian pada nomor 8 item pernyataan yaitu memiliki sikap sabar Ketika mengalami musibah yang Allah SWT berikan, dan nomor 10 item pernyataannya adalah memiliki sikap birrul walidain (berbakti kepada kedua orang tua). Sedangkan jawaban baik yang paling rendah diisi siswa, yaitu terdapat pada nomor 5 di mana hanya 7 orang saja yang menjawab pilihan baik. Nomor 7 item pernyataannya adalah memiliki sikap menghormati dan menghargai orang lain. Berdasarkan analisis pada pembahasan, maka membentuk akhlakul karimah pada siswa dapat diperkuat melalui program keputraan sebagai sarana mengembangkan akhlakul karimahnya dan juga menjadi salah satu upaya dalam mencegah terjadinya rekardasi moral, khususnya pada pendidikan di Indonesia.