This study aims to analyze the implementation of Islamic Religious Education (PAI) values in the Aqidah Akhlak (Islamic Faith and Morals) subject through the demonstration method at MI Al-Ma'arif Nusantara Badung in the 2024-2025 academic year. PAI plays a strategic role in shaping religious character, enhancing students' understanding of faith, and fostering noble moral behavior. The demonstration method was chosen as a learning strategy because it allows students to observe, imitate, and practice behaviors in accordance with Islamic teachings in real-life situations. This study used a qualitative approach with descriptive methods, collecting data through observation, interviews, and documentation, thus providing an in-depth description of the implementation of PAI values in the context of Aqidah Akhlak learning. The results show that the implementation of PAI values through the demonstration method is effective, applicable, and sustainable. Students not only master the theoretical concepts of faith but are also able to emulate religious behavior and internalize noble morals in their daily lives. Teachers act as facilitators and role models, providing direct guidance and fostering positive behaviors that students can practice. This learning approach comprehensively integrates cognitive, affective, and psychomotor aspects, thus shaping students' character to be faithful, pious, and virtuous. In conclusion, the application of the demonstration method to Aqidah Akhlak (Islamic Religious Education) learning at MI Al-Ma'arif Nusantara Badung not only improves material mastery but also strengthens students' character and morals. This learning model is a crucial strategy in developing a generation of qualified Muslims with integrity who are able to make positive contributions to their families, schools, and communities. Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi nilai Pendidikan Agama Islam (PAI) pada mata pelajaran Aqidah Akhlak melalui metode demonstrasi di MI Al-Ma’arif Nusantara Badung pada tahun ajaran 2024-2025. PAI memiliki peran strategis dalam membentuk karakter religius, meningkatkan pemahaman keimanan, dan menumbuhkan perilaku akhlak mulia pada peserta didik. Metode demonstrasi dipilih sebagai strategi pembelajaran karena memungkinkan siswa untuk mengamati, meniru, dan mempraktikkan perilaku sesuai ajaran Islam secara nyata. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif, mengumpulkan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, sehingga mampu menggambarkan secara mendalam proses implementasi nilai PAI dalam konteks pembelajaran Aqidah Akhlak. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi nilai PAI melalui metode demonstrasi berjalan efektif, aplikatif, dan berkelanjutan. Siswa tidak hanya menguasai konsep keimanan secara teoritis, tetapi juga mampu meneladani perilaku religius dan menginternalisasi akhlak mulia dalam kehidupan sehari-hari. Guru berperan sebagai fasilitator dan teladan, memberikan bimbingan langsung serta membiasakan perilaku positif yang dapat diamalkan oleh siswa. Pembelajaran ini mampu mengintegrasikan aspek kognitif, afektif, dan psikomotorik secara menyeluruh, sehingga membentuk karakter siswa yang beriman, bertaqwa, dan berakhlak mulia. Kesimpulannya, penerapan metode demonstrasi pada pembelajaran Aqidah Akhlak di MI Al-Ma’arif Nusantara Badung tidak hanya meningkatkan penguasaan materi, tetapi juga memperkuat karakter dan moral siswa. Model pembelajaran ini menjadi strategi penting dalam membentuk generasi Islam yang berkualitas, berintegritas, dan mampu memberikan kontribusi positif bagi keluarga, sekolah, dan masyarakat.