Mendrofa, Efraim
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Tindakan Preventif Guru Pendidikan Agama Kristen dalam Mengatasi Kekerasan Seksual di Kalangan Pelajar Mendrofa, Efraim
REI MAI: Jurnal Ilmu Teologi dan Pendidikan Kristen Vol. 3 No. 2 (2025): REI MAI: Jurnal Ilmu Teologi dan Pendidikan Kristen
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat STAKPN Sentani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69748/jrm.v3i2.338

Abstract

Kekerasan seksual merupakan salah satu bentuk kekerasan langsung, di mana tindakan tersebut melibatkan orang lain dalam aktivitas seksual yang tidak dikehendaki, baik secara lisan maupun perbuatan. Pada kasus kekerasan seksual, dampak yang ditimbulkan tidak hanya menyerang pada kekerasan fisik, tetapi juga secara tidak langsung menyerang mental korban. Isu kekerasan seksual di dunia pendidikan saat ini memang menjadi perhatian hangat. Kasus tindakan kekerasan seksual di lingkungan pendidikan seakan tanpa henti, bahkan semakin memburuk. Terlebih lagi, kasus kekerasan seksual ini semakin merajalela di institusi pendidikan, yang seharusnya menjadi tempat perlindungan bagi peserta didik, namun justru menjadi tempat di mana predator kekerasan seksual beraksi. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi tindakan preventif yang dapat diambil oleh guru Pendidikan Agama Kristen dalam mengatasi kekerasan seksual di kalangan peserta didik, dengan menyoroti pentingnya peran pendidikan dalam membentuk karakter dan moralitas anak. Metode penelitian yang digunakan dalam artikel ini adalah kualitatif dengan pendekatan studi pustaka. Penelitian ini membahas tentang guru berperan penting dalam menciptakan lingkungan belajar yang aman dan mendukung diskusi terbuka. Melalui integrasi ajaran Alkitab dan informasi ilmiah, siswa diajak untuk memahami seksualitas secara holistik, termasuk aspek emosional dan sosial. Program berbasis nilai Kristiani mengedepankan integritas, tanggung jawab, dan penghormatan terhadap diri sendiri dan orang lain, mempersiapkan generasi muda untuk membuat keputusan yang bijaksana sesuai dengan iman mereka.