Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Pengaruh Pemberian Motivasi dan Lingkungan Kerja Terhadap Loyalitas Karyawan Melalui Kepuasan Kerja Sebagai Variabel Intervening Pada Karyawan Hotel Pangeran Pekanbaru R, Yoan Pinasthika.; Kasmiruddin, Kasmiruddin
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 4 (2026): November - January
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i4.3496

Abstract

Loyalitas karyawan merupakan aset vital dalam industri perhotelan yang kompetitif, yang berdampak langsung pada stabilitas dan produktivitas perusahaan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pemberian motivasi (X1) dan lingkungan kerja (X2) terhadap loyalitas karyawan (Y), dengan kepuasan kerja (Z) sebagai variabel intervening. Studi kasus ini dilakukan di Hotel Pangeran Pekanbaru, di mana data awal mengindikasikan adanya fenomena yang berpotensi terkait penurunan loyalitas, seperti fluktuasi absensi karyawan dan pencapaian target hunian yang belum optimal. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif. Data primer dikumpulkan melalui penyebaran kuesioner kepada 105 responden dari total populasi 142 karyawan , yang diambil menggunakan teknik Proporsional Random Sampling. Analisis data dilakukan dengan Structural Equation Modeling (SEM) melalui Partial Least Square (PLS) menggunakan SmartPLS 4.0. Hasil penelitian menunjukkan bahwa semua hipotesis diterima. Motivasi (X1) dan lingkungan kerja (X2) terbukti berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan kerja (Z). Kepuasan kerja (Z) juga terbukti berpengaruh positif dan signifikan terhadap loyalitas karyawan (Y), dan merupakan jalur dengan pengaruh paling dominan (koefisien 0,761). Selain itu, motivasi (X1) dan lingkungan kerja (X2) juga memiliki pengaruh langsung yang positif dan signifikan terhadap loyalitas (Y). Model analisis mengonfirmasi bahwa kepuasan kerja (Z) berhasil memediasi secara signifikan hubungan tidak langsung antara motivasi dan lingkungan kerja terhadap loyalitas karyawan. Model ini mampu menjelaskan 68,9% varians kepuasan kerja dan 47,0% varians loyalitas karyawan. Temuan ini mengimplikasikan bahwa untuk meningkatkan loyalitas, manajemen harus memprioritaskan peningkatan kepuasan kerja, yang dapat dicapai melalui penguatan motivasi dan perbaikan lingkungan kerja.