Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Peran Diklat, Insentif, dan Lingkungan Kerja Menuju Terciptanya Kepuasan Pasien (Di Lingkungan Penunjang Medik dan Nonmedik RSUD Hanau Kabupaten Seruyan Kalimantan Tengah) M. Herlianor
Ar-Rasyid: Jurnal Publikasi Penelitian Ilmiah Vol. 1 No. 5 (2025): Ar-Rasyid: Jurnal Publikasi Penelitian Ilmiah (Bulan November 2025)
Publisher : PT. Saha Kreasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64788/ar-rasyid.v1i5.39

Abstract

Kepuasan pasien dapat dipengaruhi dari tiga variabel yaitu Pendidikan dan Latihan, Insentif, dan Lingkungan Kerja. Ketiga variabel ini yang akan mempengaruhi kepuasan pasien pada RSU Daerah Kabupaten Seruyan Kalimantan Tengah merupakan salah satu organisasi kepemerintahan yang tentunya juga memiliki target capaian yang telah ditetapkan oleh pemerintah pusat. Maka dari itu, kepuasan pasien pada RSU Daerah Kabupaten Seruyan Kalimantan Tengah juga perlu diperhatikan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana kepuasan pasien berdasarkan pengaruh Pendidikan dan Latihan, Insentif dan Lingkungan Kerja dari pegawai RSU Daerah Kabupaten Seruyan Kalimantan Tengah. Selain itu juga diteliti bagaimana pengaruh tiga variabel tersebut terhadap kepuasan pasien. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif menggunakan teknik pengumpulan data kuesioner. Penelitian ini dilakukan pada pasien yang ada di RSU Daerah Kabupaten Seruyan Kalimantan Tengah. Populasi pada penelitian ini adalah sebanyak 83 orang pasien dan seluruh pasien selama seminggu sejumlah 325 responden. Instrumen uji statistik pada penelitian ini adalah SPSS versi 25. Hasil penelitian yang didapatkan adalah dimensi Pendidikan dan Latihan (X1) memiliki pengaruh terhadap kepuasan pasien (Y), dimensi Insentif (X2) memiliki pengaruh terhadap kepuasan pasien (Y), dimensi Lingkungan Kerja (X3) memiliki pengaruh terhadap kepuasan kerja (Y), dan dimensi Pendidikan dan Latihan, Insentif, serta Lingkungan Kerja bersama-sama (simultan) memiliki pengaruh terhadap kepuasan kerja (Y).