Ratri, Kamilia Ciptaning
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Hubungan Efikasi Diri dan Kecerdasan Emosional dengan Quarter Life Crisis Pada Mahasiwa Ratri, Kamilia Ciptaning; Yahman, Soleh Amini
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 3 (2025): Desember
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Quarter life crisis (QLC) merupakan masalah signifikan bagi mahasiswa, namun pemahaman mengenai peran sinergis dari faktor internal seperti efikasi diri dan kecerdasan emosional dalam fenomena ini masih terbatas. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara efikasi diri dan kecerdasan emosional, baik secara parsial maupun simultan, dengan quarter life crisis pada mahasiswa. Partisipan penelitian terdiri dari 150 mahasiswa Universitas Muhammadiyah Surakarta (usia 20-25 tahun; semester ≥ 5) yang dipilih menggunakan teknik insidental sampling. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif korelasional, di mana data dikumpulkan melalui kuesioner luring yang terdiri dari tiga skala yaitu Skala Quarter Life Crisis, Skala Efikasi Diri, dan Skala Kecerdasan Emosional serta dianalisis menggunakan teknik analisis regresi berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa efikasi diri dan kecerdasan emosional secara simultan memiliki hubungan yang signifikan dengan quarter life crisis serta secara parsial menunjukkan hubungan negatif yang signifikan baik antara efikasi diri dengan quarter life crisis serta kecerdasan emosional dengan quarter life crisis (p < 0.05). Secara bersama-sama, kedua variabel ini memberikan kontribusi sebesar 73,1% (R² = 0,731) terhadap tingkat quarter life crisis. Analisis lebih lanjut menunjukkan bahwa kecerdasan emosional (sumbangan efektif 59,73%) memiliki peran yang lebih dominan dibandingkan efikasi diri (13,37%). Disimpulkan bahwa efikasi diri dan kecerdasan emosional secara sinergis merupakan prediktor penting dalam menghadapi quarter life crisis, dengan kemampuan mengelola emosi sebagai fondasi utamanya. Implikasi dari temuan ini adalah pentingnya pengembangan program intervensi holistik di lingkungan universitas yang bertujuan untuk meningkatkan efikasi diri sekaligus kecerdasan emosional mahasiswa.