Hasanti, Selvia
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

EFEKTIVITAS LKPD ASAM BASA BERBASIS PROBLEM BASED LEARNING TERINTEGRASI CULTURALLY RESPONSIVE TEACHING UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN LITERASI KIMIA PESERTA DIDIK FASE F SMA Hasanti, Selvia; Andromeda, Andromeda
SCIENCE : Jurnal Inovasi Pendidikan Matematika dan IPA Vol. 5 No. 4 (2025)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/science.v5i4.7549

Abstract

The low level of students' chemistry literacy is caused by a lack of contextual learning that is relevant to everyday life. Therefore, this study focuses on testing the effectiveness of Problem Based Learning (PBL)-based acid-base Student Worksheets (LKPD) integrated with culturally responsive teaching (CRT) in improving the chemistry literacy of Phase F high school students. This study used a quasi-experimental design with a nonequivalent control group design. The research subjects were two 11th grade classes at SMA Negeri 5 Padang, one as the experimental (XI 4) class using PBL-CRT-based LKPD and the other as the control (XI 7) class using PBL without CRT LKPD. Data were collected through pretest and posttest, then analyzed using t- test and N-Gain calculation to see the improvement in chemistry literacy. The results showed that the average N-Gain in the experimental class was 0.659 (fairly effective category) and in the control class was 0.477 (moderate category). The hypothesis test produced a tvalue of 8.755, which was greater than the ttable value of 2.000 at a significance level of 0.05, so H? was rejected and H? was accepted. This indicates a significant difference between the learning outcomes of the experimental and control classes. The application of PBL-based LKPD integrated with CRT proved to be effective in improving students' chemistry literacy skills, both in terms of context, knowledge, and competence. ABSTRAKRendahnya kemampuan literasi kimia peserta didik disebabkan oleh kurangnya pembelajaran yang kontekstual dan relevan dengan kehidupan sehari-hari. Oleh karena itu, penelitian ini berfokus pada pengujian efektivitas Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD) asam basa berbasis Problem Based Learning (PBL) yang terintegrasi dengan culturally responsive teaching (CRT) dalam meningkatkan kemampuan literasi kimia peserta didik Fase F SMA. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen semua (quasi experimental design) dengan desain nonequivalent control group design. Subjek penelitian adalah dua kelas XI SMA Negeri 5 Padang, masing-masing sebagai kelas eksperimen (XI 4) yang menggunakan LKPD berbasis PBL-CRT dan kelas control (XI 7) yang menggunakan LKPD PBL tidak berbasis CRT. Data dikumpulkan melalui pretest dan posttest, kemudian dianalisis menggunakan uji-t dan perhitungan N-Gain untuk melihat peningkatan literasi kimia. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata N-Gain pada kelas eksperimen sebesar 0,659 (kategori cukup efektif) dan kelas kontrol sebesar 0,477 (kategori sedang). Uji hipotesis menghasilkan nilai thitung = 8,755 lebih besar dari ttabel = 2,000 pada taraf signifikansi 0,05, sehingga H? ditolak dan H? diterima. Hal ini menunjukkan adanya perbedaan signifikan antara hasil belajar kelas eksperimen dan kontrol. Penerapan LKPD berbasis PBL terintegrasi CRT terbukti efektif dalam meningkatkan kemampuan literasi kimia peserta didik, baik pada aspek konteks, pengetahuan, maupun kompetensi. Simpulan utama dari penelitian ini adalah bahwa integrasi model PBL dengan pendekatan CRT tidak hanya memperkuat pemahaman konsep asam basa, tetapi juga meningkatkan keterlibatan aktif siswa serta mengaitkan pembelajaran kimia dengan nilai dan budaya lokal sehingga lebih bermakna dan kontekstual.