Haifaturrahma
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

PENERAPAN METODE MEMBACA NYARING DENGAN MEDIA BUKU CERITA UNTUK MENINGKATKAN LITERASI SISWA KELAS 2 SEKOLAH DASAR: Penerapan metode membaca nyaring pada siswa kelas 2 sekolah dasar, Peran Media Buku Cerita Dalam Mendukung Efektivitas Metode Membaca Nyaring Rahman, Husna Ma’rufa; Haifaturrahma
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 10 No. 04 (2025): Volume 10 No. 04 Desember 2025 Terbit
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v10i04.35072

Abstract

Metode membaca nyaring dengan media buku cerita diterapkan sebagai salah satu strategi utama dalam kegiatan pembelajaran literasi di sekolah dasar, terutama pada jenjang kelas rendah. Guru diharapkan dapat melaksanakan kegiatan membaca nyaring secara berkesinambungan dengan memperhatikan aspek ekspresi, intonasi, dan keterlibatan aktif siswa, sehingga tercipta suasana belajar yang komunikatif, menarik, dan bermakna. Selain itu, pemilihan buku cerita bergambar hendaknya disesuaikan dengan tingkat perkembangan usia dan kemampuan membaca peserta didik, agar isi bacaan tidak hanya menarik secara visual, tetapi juga kontekstual dengan pengalaman serta dunia nyata anak. Pihak sekolah juga perlu mendukung pelaksanaan kegiatan ini melalui penyediaan koleksi buku cerita yang bervariasi, edukatif, dan sarat nilai moral maupun budaya, guna menumbuhkan kebiasaan membaca secara berkelanjutan. Untuk penelitian selanjutnya, disarankan agar mengeksplorasi penerapan metode membaca nyaring dengan pemanfaatan media digital atau teknologi interaktif sebagai upaya memperluas akses literasi dan menyesuaikan pembelajaran dengan karakteristik generasi modern. Dengan demikian, penerapan metode membaca nyaring berbasis buku cerita dapat menjadi fondasi penting dalam membangun budaya literasi sekolah sekaligus meningkatkan mutu pembelajaran bahasa Indonesia di jenjang pendidikan dasar.