Aliffiansyah, Arjuna Noor
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Analisis Komparatif Etika Hacking: White Hat vs Black Hat Aliffiansyah, Arjuna Noor; Yasir, Alfian Miftakhul; Suryawan, Yudi; Lateef, Hylmi; Arfriandi, Arief
Media Informatika Vol 24 No 3 (2025)
Publisher : P3M STMIK LIKMI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37595/mediainfo.v24i3.467

Abstract

Penelitian ini menyajikan analisis komparatif mendalam mengenai white hat dan black hat hacker, mencakup aspek etika, motivasi, metodologi, dan implikasi hukum. Melalui metode studi literatur terhadap sumber-sumber ilmiah relevan, penelitian ini membedah dualisme dalam dunia peretasan. Hasil analisis menunjukkan perbedaan fundamental keduanya tidak terletak pada keahlian teknis, melainkan pada niat, legalitas, dan dampak tindakan, yang mengubah keahlian siber dari ancaman destruktif menjadi pelindung konstruktif bagi keamanan digital.
Implementasi Model Rasch pada Analisis Kualitas Butir Soal Jaringan Dasar pada Jenjang Pendidikan Vokasi Aliffiansyah, Arjuna Noor; Ekarini, Fitria; Djuniadi, Djuniadi
Jurnal Metaedukasi: Jurnal Ilmiah Pendidikan Vol 7, No 2 (2025): Metaedukasi
Publisher : Universitas Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37058/metaedukasi.v7i2.17889

Abstract

Fokus utama pendidikan vokasi saat ini adalah mencetak lulusan dengan Keterampilan Berpikir Tingkat Tinggi (HOTS), namun objektivitas kualitas instrumen penilaian yang digunakan sering kali belum terverifikasi secara empiris. Studi ini difokuskan pada evaluasi karakteristik psikometrik serta mutu butir instrumen asesmen harian pada materi Jaringan Dasar Komputer untuk siswa kelas XI dengan memanfaatkan kerangka kerja Item Response Theory (IRT), spesifiknya Model Rasch. Mengadopsi menerapkan desain deskriptif kuantitatif, penelitian melibatkan 32 siswa kelas XI SIJA SMK Negeri 7 Semarang sebagai subjek. Instrumen yang diuji terdiri atas 20 item tes objektif tipe pilihan ganda yang dirancang dengan orientasi HOTS, dimana data tersebut kemudian diolah menggunakan perangkat lunak jMetrik untuk menghasilkan data tingkat kesukaran, Peta Wright, serta statistik kecocokan butir (item fit). Temuan riset memperlihatkan reliabilitas estimasi butir berada pada kategori cukup (0,72), sedangkan konsistensi responden tergolong lemah (0,61). Berdasarkan analisis Peta Wright, teridentifikasi adanya ceiling effect signifikan, dimana kompetensi mayoritas siswa melampaui tingkat kesulitan soal yang disajikan. Mengacu pada kriteria MNSQ, 90% butir soal dinyatakan valid (sesuai model), sementara dua butir terdeteksi misfit. Secara keseluruhan, instrumen ini memiliki validitas konstruk yang memadai dan lebih tepat difungsikan sebagai tes penguasaan (mastery test) dibandingkan instrumen seleksi. Meski demikian, revisi diperlukan dengan menaikkan level kesulitan soal guna meningkatkan daya pembeda dan akurasi pengukuran bagi siswa berkemampuan tinggi.