Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Implementation of multicultural values in islamic religious and character education learning to build inter-religious harmony at SMK Negeri 3 Ambon Ali Litiloly; Hadida Mony
12 Waiheru Vol 11 No 2 (2025): 12 Waiheru
Publisher : Balai Diklat Keagamaan Ambon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to examine the implementation of multicultural values in the teaching of Islamic Religious Education and Character (PAI-BP) at SMK Negeri 3 Ambon, as well as its contribution to fostering interreligious harmony. The research employs a descriptive qualitative approach, with data collected through observation, interviews, document analysis, and questionnaires. The study subjects include the school principal, Islamic Religious Education teachers, and students of SMK Negeri 3 Ambon. Data analysis was conducted descriptively through the processes of data reduction, presentation, and conclusion. The findings reveal that Islamic Religious Education teachers integrate multicultural values into their teaching by applying inclusive and dialogical approaches, and by connecting learning with local values in students' daily lives both at school and in the community. This approach fosters tolerance, mutual respect, and peaceful coexistence within the multicultural school environment as well as in society. Theoretically, this study strengthens the academic position at the intersection of Islamic education, multicultural studies, and the sociology of education. Practically, the research provides a model for implementing multicultural education based on the Islamic values of Rahmatan lil' Alamin, contextualized and relevant to post-conflict vocational schools. Thus, this study contributes to the development of religious education that is humanistic, democratic, and oriented toward strengthening social cohesion amid national diversity.
REVITALISASI NILAI-NILAI AL-ISLAM DAN KEMUHAMMADIYAHAN DALAM PEMBENTUKAN KARAKTER GENERASI MUDA DI ERA DIGITAL DI MESJID BUYA HAMKA AMBON Ismail Borut; Nurfadila Hasani; Halima Bugis; Andi Siti Marwa; Halifah Halifah; Hadida Mony; Arien Sayang
J-ABDI: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 6 No. 2 (2026): Juli 2026
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Era yang dipenuhi dengan kemajuan teknologi, perubahan sosial yang cepat, dan pengaruh budaya yang beragam telah menimbulkan tantangan serius terhadap pendidikan karakter yang berbasis pada ajaran Al-Islam Kemuhammadiyahan. Tujuan pengabdian ini adalah untuk membentuk individu yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga berakhlak mulia sesuai dengan ajaran Islam. Metode pengabdian ini adalah pemetahan analisis permasalahan, perencanaan, partisipasi dan evaluasi. Pentingnya nilai Al-Islam dan Kemuhammadiyahan bagi mahasiswa Universitas Muhammadiyah Maluku untuk memperkokoh pengetahuan dan karakter yang Islami dalam era teknologi digital.
Pengembangan Modul Pembelajaran Digital Berbasis Etnopedagogi Terintegrasi Nilai Budaya Maluku untuk Meningkatkan Literasi Sains dan Sikap Ilmiah Mahasiswa Halifah Halifah; Hadida Mony; Hayatun Nufhuzh Tihurua
BEST Journal (Biology Education, Sains and Technology) Vol 9, No 2 (2026): September 2026
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/best.v9i2.14255

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengembangkan modul pembelajaran digital berbasis etnopedagogi yang mengintegrasikan nilai budaya Maluku pada materi sistem peredaran darah manu*sia untuk meningkatkan literasi sains dan sikap ilmiah mahasiswa. Penelitian ini menggunakan metode Research and Development dengan model 4D, yaitu Define, Design, Develop, dan Disseminate. Subjek uji coba terbatas terdiri atas 29 mahasiswa pada mata kuliah Biologi Umum. Data dikumpulkan melalui validasi ahli, angket respons mahasiswa, tes literasi sains, dan angket sikap ilmiah. Modul digital dikembangkan dengan memuat materi komponen darah, golongan darah dan transfusi darah, organ serta mekanisme peredaran darah, dan gangguan sistem peredaran darah. Materi tersebut diintegrasikan dengan nilai budaya Maluku seperti Pela Gandong, Masohi, Sasi, dan Hidop Orang Basudara. Hasil uji coba terbatas menunjukkan peningkatan rata-rata literasi sains mahasiswa dari 57,24 menjadi 82,07 dengan N-gain sebesar 0,58 dalam kategori sedang. Sikap ilmiah mahasiswa meningkat dari 68,48 menjadi 84,55 dengan N-gain sebesar 0,51 dalam kategori sedang. Respons mahasiswa terhadap modul digital memperoleh persentase 86,21% dengan kategori sangat baik. Dengan demikian, modul pembelajaran digital berbasis etnopedagogi layak digunakan sebagai bahan ajar kontekstual untuk meningkatkan literasi sains dan sikap ilmiah mahasiswa