Dyamin, Irfany Fany
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

NARASI, KEKUASAAN, DAN PENGAMPUNAN: KAJIAN MAKNA SOSIAL DAN PERTARUNGAN SIMBOLIK PADA ISU AMNESTI DAN ABOLISI HASTO KRISTIYANTO DAN TOM LEMBONG Dyamin, Irfany Fany
PREDESTINATION: Journal of Society and Culture Vol 9, No 1 (2025): Volume 9 No.1 Agustus 2025
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/prd.v9i1.76672

Abstract

Isu amnesti terhadap Hasto Kristiyanto dan abolisi bagi Tom Lembong menjadi salah satu kontroversi politik-hukum di Indonesia. Kebijakan yang bersumber dari hak prerogatif Presiden ini memunculkan tarik-menarik wacana antara hukum, politik, dan moralitas. Persepsi publik terhadap isu ini berbeda-beda tergantung bagaimana media, pernyataan politisi, dan pandangan akademisi membingkai narasi tersebut. Penelitian ini bertujuan memahami bagaimana narasi amnesti dan abolisi dibentuk serta dipersepsikan publik dalam konteks komunikasi politik. Fokus penelitian mencakup framing, analisis wacana kritis, representasi makna, dan dinamika interaksi antara berbagai pemangku kepentingan sosial-politik yang memengaruhi opini, legitimasi, serta mencerminkan relasi kekuasaan dalam masyarakat dari perspektif sosiologi. Analisis data dilakukan melalui reduksi data, kategorisasi tematik, interpretasi wacana, pembuatan coding, dan analisis pola hubungan antara wacana, persepsi publik, dan legitimasi politik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konstruksi narasi politik yang berbeda oleh media, politisi, dan akademisi, serta dinamika sosial dan relasi kekuasaan, sangat memengaruhi persepsi publik. Suara yang lebih dominan dalam wacana cenderung membentuk opini publik, sementara pandangan kritis sering kali kurang terdengar. Temuan ini menegaskan keterkaitan antara wacana politik, opini publik, dan legitimasi dalam membentuk pemahaman masyarakat.