Hastuti, Ag. Sri Oktri
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

THE RELATIONSHIP Hubungan Pengetahuan Ibu Tentang Pola Pemberian Nutrisi Terhadap Kejadian Stunting Pada Balita di Kalurahan Sendangrejo, Minggir, Sleman, Yogyakarta Kurniawan , Ernestus Dody; Hastuti, Ag. Sri Oktri; Wiadianti, Christina Ririn
I Care Jurnal Keperawatan STIKes Panti Rapih Vol 6 No 2 (2025): I Care Jurnal Keperawatan STIKes Panti Rapih
Publisher : STIKes Panti Rapih

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46668/jurkes.v6i2.341

Abstract

Latar belakang: Kejadian Stunting pada balita dalam masa golden periods perlu menjadi perhatian khusus karena dapat menghambat perkembangan fisik dan mental anak. Di Kalurahan Sendangrejo sendiri belum pernah dilakukan penelitian terkait hubungan pengetahuan ibu tentang pola pemberian nutrisi dengan kejadian stunting pada balita. Oleh karena, itu perlu dibuktikan dengan penelitian lebih lanjut tentang hubungan pengetahuan ibu tentang pola pemberian nutrisi dengan kejadian stunting pada balita. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan pengetahuan ibu tentang pola pemberian nutrisi terhadap kejadian stunting pada balita di Desa Sendangrejo, Minggir, Sleman Yogyakarta. Metode: Desain penelitian yang digunakan deskriptif dengan pendekatan cross sectional. Penelitian dilaksanakan di di Desa Sendangrejo, Minggir, Sleman Yogyakarta dan dilaksanakan pada bulan Juli 2024 sampai Agustus 2024. Pengambilan sampel dilakukan dengan metode non-probability sampling dengan teknik total sampling berjumlah berjumlah 64 responden. Sampel yang diambil adalah sebanyak 60 responden dikarenakan terdapat 4 responden yang sudah tidak ada di tempat atau sudah tidak menetap di kalurahan Sendangrejo. Hasil: Hasil penelitian didapatkan bahwa sebagian besar ibu memiliki pengetahuan yang cukup sebanyak (63,3%) 38 orang. Sedangkan kejadian stunting pada anak balita berdasarkan TB/U didapatkan hasil balita stunting mengalami kondisi TB yang pendek 48 (80%) dengan Z-score. Hasil uji Spearman rho diperoleh p-value 0,880 (p-value > 0.05) maka tidak terdapat hubungan yang signifikan, lemah dan negatif antara pengetahuan ibu tentang pola pemberian nutrisi dengan kejadian stunting pada balita di Kalurahan Sedangrejo. Simpulan: Tidak terdapat hubungan yang signifikan, lemah dan negatif antara pengetahuan ibu tentang pola pemberian nutrisi dengan kejadian stunting pada balita di Kalurahan Sedangrejo. Disarankan bagi peneliti selanjutnya untuk dapat menjadi refrensi, pendukung dan pembanding bagi perkembangan penelitian selanjutnya dengan factor lain pada stunting, yaitu kemiskinan, aspek sosial dan budaya, peningkatan risiko penyakit infeksi, kerawanan pangan, serta akses terhadap layanan kesehatan. Kata kunci: pengetahuan ibu, pemberian nutrisi, stunting
Persepsi Dampak Merokok dengan Motivasi Berhenti Merokok pada Mahasiswa Keperawatan Dionisius Kevin; Hastuti, Ag. Sri Oktri; Kurniasari, Cecillia Indri
Jurnal Keperawatan Indonesia Florence Nightingale Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : UPPM. Poltekkes Kemenkes Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34011/jkifn.v5i2.3598

Abstract

Mahasiswa keperawatan sebagai calon tenaga kesehatan diharapkan menjadi teladan dalam perilaku hidup sehat. Namun, perilaku merokok masih ditemukan pada kelompok ini. PersepsiĀ  dampak merokok diduga mempengaruhi motivasi untuk berhenti merokok, meskipun hubungan antara keduanya belum sepenuhnya jelas. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui persepsi dampak merokok dengan motivasi berhenti merokok pada mahasiswa keperawatan. Penelitian ini menggunakan desain deskriptif korelatif dengan pendekatan cross-sectional. Responden adalah 50 mahasiswa keperawatan perokok aktif yang dipilih secara sukarela. Persepsi dampak merokok diukur dengan kuesioner Perception of Smoking-Related Risks and Benefits, sedangkan motivasi berhenti merokok diukur menggunakan Richmond Test. Data dianalisis menggunakan uji korelasi Spearman. Mayoritas responden memiliki persepsi yang bervariasi, dengan sebagian besar menyadari risiko jangka pendek, namun masih ada persepsi yang keliru terkait manfaat sosial merokok. Motivasi berhenti merokok sebagian besar berada pada kategori sedang (60%). Hasil uji korelasi menunjukkan hubungan yang sangat lemah dan tidak signifikan secara statistik antara persepsi dampak merokok dengan motivasi berhenti merokok (r = -0,155; p = 0,283). Persepsi dampak merokok tidak memiliki hubungan yang signifikan dengan motivasi berhenti merokok pada mahasiswa keperawatan. Hal ini menunjukkan bahwa peningkatan persepsi saja tidak cukup untuk meningkatkan motivasi berhenti merokok tanpa intervensi tambahan, seperti dukungan sosial dan pengelolaan ketergantungan nikotin.