Proyek psikologi komunitas ini berfokus pada asesmen psikologis dan rancangan intervensi bagi Dulur Superma, sebuah komunitas penyintas kanker payudara di Kediri, Jawa Timur. Anggota komunitas ini merupakan penyintas yang telah menyelesaikan pengobatan medis dan aktif memberikan dukungan serta edukasi kepada perempuan lain yang sedang menjalani proses pengobatan kanker. Tujuan utama kegiatan ini adalah untuk mengidentifikasi kekuatan dan kebutuhan psikologis komunitas, khususnya terkait dengan tingkat penerimaan diri serta kesiapan menjadi pendamping sebaya (peer supporter) bagi pasien baru. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, dan analisis dokumen dengan pendekatan kualitatif deskriptif. Hasil asesmen menunjukkan bahwa anggota Dulur Superma memiliki tingkat penerimaan diri yang tinggi, semangat saling membantu, serta ikatan emosional yang kuat antaranggota. Namun, sebagian anggota masih mengalami kecemasan dan kekhawatiran terhadap kemungkinan kambuhnya penyakit, yang dapat memengaruhi kepercayaan diri mereka dalam memberikan dukungan secara terstruktur. Berdasarkan hasil tersebut, dirancang program pelatihan peer support untuk memperkuat kapasitas penyintas dalam berkomunikasi empatik, memahami kondisi psikologis pasien, dan mengembangkan keterampilan pendampingan. Intervensi ini bertujuan untuk meningkatkan efikasi diri, ketahanan emosional, serta keberlanjutan sistem dukungan psikososial berbasis komunitas. Secara keseluruhan, kegiatan ini menegaskan pentingnya pemberdayaan penyintas sebagai agen aktif pemulihan psikologis dan dukungan sosial bagi sesama penderita kanker.