Wati, Jenny Ratna Ika Setia
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PELATIHAN PEMBUATAN CETAKAN KERAMIK UNTUK MENINGKATKAN PRODUKTIVITAS DAN EFISIENSI PROSES KREASI KERAMIK SISWA SMKN 3 GOWA Nurman, Sudarmawansyah; Wati, Jenny Ratna Ika Setia; Lubis, Buyung Perdamean; Inayah, Faidhul
Sureq: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berbasis Seni dan Desain Vol 4, No 2 (2025): Juli-Desember
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/srq.v4i2.78456

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan produktivitas dan efisiensi proses kreasi keramik bagi siswa SMKN 3 Gowa melalui pelatihan pembuatan cetakan keramik berbasis teknik cetak gips. Permasalahan utama mitra adalah keterbatasan keterampilan teknis dalam membuat cetakan keramik serta lamanya proses produksi karena minimnya cetakan dan rata-rata kreasi bentuk keramik masih dibentuk manual. Pelatihan dilaksanakan melalui metode demonstrasi, praktik langsung, serta pendampingan intensif mulai dari perancangan bentuk, pembuatan model (master), pencampuran dan pengolahan gips, hingga proses pengeringan dan finishing cetakan. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman teknis siswa, kemampuan membuat cetakan satu sisi, serta efisiensi waktu produksi hingga mencapai bentuk yang seragam dan siap reproduksi massal. Kegiatan ini berkontribusi pada penguatan kompetensi kejuruan siswa, peningkatan kualitas produk, dan pengembangankapasitas sekolah dalam memanfaatkan teknologi pembuatan cetakan untuk produksi keramik skala kecil.Kata Kunci: Pelatihan keramik, cetakan keramik, pembuatan keramik, kreasi keramik
INOVASI PEMBELAJARAN SEJARAH BERBASIS KEARIFAN LOKAL UNTUK MENINGKATKAN KESADARAN SEJARAH SISWA Jafar, Jafar; Nur, Hasruddin; Wati, Jenny Ratna Ika Setia
Phinisi Integration Review Volume 9 Nomor 1 Tahun 2026
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/pir.v9i1.82787

Abstract

Pembelajaran sejarah di sekolah masih cenderung berorientasi pada hafalan fakta sehingga kurang mampu menumbuhkan kesadaran sejarah dan keterkaitan siswa dengan realitas sosial-budaya di sekitarnya. Penelitian ini bertujuan efektivitas efektivitas inovasi pembelajaran sejarah berbasis kearifan lokal dalam meningkatkan kesadaran sejarah siswa. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus, melibatkan siswa dan guru sejarah di sekolah menengah di Sulawesi Selatan. Teknik pengumpulan data meliputi observasi, wawancara mendalam, dokumentasi, dan refleksi siswa, sedangkan analisis data dilakukan melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan secara tematik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa integrasi kearifan lokal dalam pembelajaran sejarah mampu meningkatkan pemahaman sejarah siswa, mendorong partisipasi aktif dalam pembelajaran, serta memperkuat koneksi emosional siswa terhadap sejarah dan identitas budaya lokal. Pembelajaran menjadi lebih kontekstual, bermakna, dan relevan dengan pengalaman hidup siswa. Kesimpulan penelitian ini menegaskan bahwa pembelajaran sejarah berbasis kearifan lokal merupakan strategi pedagogis yang efektif untuk mengembangkan kesadaran sejarah, karakter, dan identitas budaya siswa, sekaligus memperkaya praktik pembelajaran sejarah di sekolah. History learning in schools still tends to focus on the memorization of facts, which limits its ability to foster historical awareness and students’ connection to their surrounding socio-cultural realities. This study aims to analyze the effectiveness of innovative history learning based on local wisdom in enhancing students’ historical awareness. The research employed a qualitative approach with a case study design, involving students and history teachers in secondary schools in South Sulawesi. Data were collected through observations, in-depth interviews, documentation, and student reflections, and analyzed using data reduction, data display, and thematic conclusion drawing. The findings indicate that the integration of local wisdom into history learning improves students’ historical understanding, encourages active participation in learning, and strengthens students’ emotional connection to history and local cultural identity. Learning becomes more contextual, meaningful, and relevant to students’ lived experiences. This study concludes that local wisdom–based history learning is an effective pedagogical strategy for developing students’ historical awareness, character, and cultural identity, while also enriching history teaching practices in schools.