Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

ANALISIS KEBUTUHAN PERJALANAN KERETA API TERHADAP DEMAND PENUMPANG COMMUTER LINE YOGYAKARTA Putra Setiawan, Agung; Sudarwat
JURNAL TEKNIK SIPIL-ARSITEKTUR Vol. 24 No. 2 (2025): EDISI BULAN NOVEMBER
Publisher : FTSP Universitas Jayabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54564/jtsa.v24i2.236

Abstract

Berdasarkan data bahwa penumpang Commuter Line Yogyakarta setiap tahunnya mengalami peningkatan yang cukup siginifikan. Berdasarkan Data Direktorat Lalu Lintas dan Angkutan Kereta Api bahwa pada tahun 2022 jumlah penumpang KRL mencapai 4,49 juta penumpang dan naik menjadi 6,45 juta penumpang pada tahun 2023. Peningkatan penumpang tersebut perlu diimbangi dengan jumlah perjalanan atau frekuensi kereta api setiap harinya. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui jumlah peramalan penumpang, jumlah kebutuhan perjalanan dan kapasitas lintas serta headway pada lintas Yogyakarta – Palur. Dalam penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kuantiatif. Data yang digunakan adalah data jumlah penumpang dari tahun 2022 - 2024. Dalam melakukan peramalan demand penumpang tahun 2025 - 2029 menggunakan model trend projection dengan membandingkan metode linear, exeponential dan simple moving average. Berdasarkan hasil analisis menggunakan tools Ms.Excel bahwa metode yang relevan dengan margin of error paling rendah adalah metode linear. Berdasarkan hasil perhitungan peramalan jumlah penumpang yang telah dilakukan, bahwa pada tahun 2025 jumlah penumpang sebesar 9.965.292, tahun 2026 sebesar 11.797.260, pada tahun 2027 sebesar 13.629.228, pada tahun 2028 sebesar 15.461.196, pada tahun sebesar 17.293.164. Sedangkan untuk jumlah perjalanan pada tahun 2025 sebanyak 38 perjalanan, tahun 2026 sebanyak 45 perjalanan, tahun 2027 sebanyak 42 perjalanan, tahun 2028 sebanyak 59 perjalanan, tahun 2029 sebanyak 67 perjalanan. Berdasarkan perhitungan kapasitas lintas dan headway pada lintas Yogyakarta – Palur bahwa pada prinsipnya dapat menampung penambahan jumlah perjalanan Commuter Line sesuai dengan hasil peramalan.