Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

PENGARUH KUALITAS SUMBER DAYA MANUSIA DAN PELATIHAN TERHADAP KINERJA SATUAN RESERSE KRIMINAL KEPOLISIAN RESOR BANDARA SOEKARNO HATTA Budiman, Arif; Madiistriyatno, Harries; Kusumadevi, Nurwulan
Jurnal Manajemen Bisnis Dan Organisasi Vol 4 No 2 (2025): Jurnal Manajemen Bisnis Dan Organisasi (JMBO)
Publisher : Yayasan Pendidikan Cahaya Budaya Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58290/jmbo.v4i2.526

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kualitas sumber daya manusia dan pelatihan terhadap kinerja pegawai pada Unit V Resmob Sat Reskrim Polres Bandara Soekarno Hatta. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan populasi sebanyak 125 pegawai. Penentuan sampel menggunakan rumus Slovin dan diperoleh 55 responden. Analisis data dilakukan menggunakan program SPSS versi 29 melalui uji t, uji F, dan koefisien determinasi (R²). Hasil uji t menunjukkan variabel kualitas sumber daya manusia (X1) berpengaruh signifikan terhadap kinerja (Y) dengan thitung = 3.638 > ttabel = 2.004. Variabel pelatihan (X2) juga berpengaruh signifikan dengan thitung = 5.995 > ttabel = 2.004. Uji F menunjukkan fhitung = 80.860 > ftabel = 2.77 dan signifikansi 0.000 < 0.05, menandakan pengaruh simultan yang signifikan. Nilai R² sebesar 0.757 menunjukkan bahwa 75.7% kinerja dipengaruhi oleh kualitas SDM dan pelatihan, sedangkan 24.3% dipengaruhi faktor lain.
Pengaruh Beban Kerja dan Motivasi Kerja terhadap Kinerja Pegawai Puskesmas Ridogalih Kabupaten Bekasi Anggraini, N.A Bayu; Rangkuti, Zulkifli; Kusumadevi, Nurwulan
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 1 (2026): Februari - April
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i1.7107

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis pengaruh beban kerja dan motivasi terhadap kinerja pegawai di Puskesmas Ridogalih Kabupaten Bekasi, baik secara parsial maupun simultan. Selain itu, penelitian ini juga bertujuan untuk mendeskripsikan kondisi beban kerja, motivasi, dan kinerja pegawai sebagai dasar dalam memahami keterkaitan antarvariabel yang diteliti. Beban kerja dan motivasi dipandang sebagai faktor penting yang dapat menentukan tingkat keberhasilan pegawai dalam melaksanakan tugas, tanggung jawab, dan pelayanan kepada masyarakat. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. Sampel penelitian berjumlah 30 orang pegawai Puskesmas Ridogalih Kabupaten Bekasi. Data yang digunakan merupakan data primer yang diperoleh melalui penyebaran kuesioner kepada seluruh responden. Data yang telah terkumpul kemudian dianalisis untuk mengetahui besarnya pengaruh variabel beban kerja dan motivasi terhadap kinerja pegawai. Hasil penelitian menunjukkan bahwa beban kerja dan motivasi berpengaruh terhadap kinerja pegawai, baik secara parsial maupun simultan. Temuan ini mengindikasikan bahwa pengelolaan beban kerja yang tepat dan proporsional, disertai tingkat motivasi kerja yang tinggi, dapat mendorong peningkatan kinerja pegawai secara optimal. Berdasarkan hasil analisis, diketahui bahwa variabel beban kerja dan motivasi memberikan kontribusi sebesar 82% terhadap kinerja pegawai, sedangkan sisanya sebesar 18% dipengaruhi oleh faktor-faktor lain yang tidak diteliti dalam penelitian ini. Dengan demikian, upaya peningkatan kinerja pegawai di Puskesmas Ridogalih Kabupaten Bekasi perlu didukung oleh pengelolaan beban kerja yang baik, peningkatan motivasi kerja, serta kebijakan manajerial yang tepat dan berkelanjutan.
Pengaruh Pemberian Insentif dan Budaya Organisasi Terhadap Kinerja Pegawai Unit Pelaksana Teknis Daerah Kesehatan Kerja Suzanna, Anna; Rangkuti, Zulkifli; Kusumadevi, Nurwulan
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 1 (2026): Februari - April
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i1.7401

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pemberian insentif dan budaya organisasi terhadap kinerja pegawai pada Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Kesehatan Kerja. Latar belakang penelitian ini didasarkan pada pentingnya peran sumber daya manusia dalam meningkatkan efektivitas pelayanan publik, khususnya pada sektor kesehatan kerja yang menuntut profesionalisme dan kinerja pegawai yang optimal. Pemberian insentif yang memadai diyakini dapat meningkatkan motivasi kerja pegawai, sementara budaya organisasi yang kondusif mampu membentuk lingkungan kerja yang positif, kolaboratif, dan produktif. Kedua faktor tersebut menjadi elemen penting yang berpotensi memengaruhi tingkat kinerja pegawai dalam menjalankan tugas dan tanggung jawabnya. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kuantitatif dengan pendekatan deskriptif dan verifikatif untuk menggambarkan kondisi variabel penelitian serta menguji hubungan antarvariabel. Data penelitian dikumpulkan melalui penyebaran kuesioner kepada seluruh pegawai UPTD Kesehatan Kerja yang berjumlah 30 orang sebagai responden penelitian. Selanjutnya, data yang diperoleh dianalisis menggunakan teknik analisis regresi linier berganda untuk mengetahui pengaruh masing-masing variabel independen terhadap variabel dependen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian insentif dan budaya organisasi memiliki pengaruh yang signifikan terhadap kinerja pegawai, baik secara parsial maupun secara simultan. Temuan ini mengindikasikan bahwa semakin baik sistem pemberian insentif yang diterapkan serta semakin kuat budaya organisasi yang terbentuk, maka kinerja pegawai akan semakin meningkat. Oleh karena itu, organisasi perlu memperhatikan kebijakan pemberian insentif yang adil dan kompetitif serta membangun budaya organisasi yang positif sebagai strategi untuk meningkatkan kinerja pegawai dan mendukung tercapainya tujuan organisasi secara lebih efektif dan berkelanjutan.