Baihaqi, Ahmad Hammam
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PENGARUH JUST IN TIME DAN SUPPLY CHAIN MANAGEMENT TERHADAP MINAT BELI KONSUMEN PADA KOPERASI SYARIAH MAHASISWA AL-IQTISHAD FEBI UINSA (STUDI KASUS KONSUMEN KOPSYARMA AL-IQTISHAD FEBI UINSA) Baihaqi, Ahmad Hammam
Jurnal Ekonomi Manajemen Dan Bisnis (JEMB) Vol. 3 No. 2 (2025): November
Publisher : Publikasi Inspirasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/jemb.v3i2.6158

Abstract

Pencapaian peningkatan kesejahteraan adalah tujuan usaha yang bermanfaat dalam usaha koperasi serta merupakan karya kegiatan dalam rangka tanggung jawab moril dan sosial, mempertinggi taraf hidup anggotanya, meningkatkan produksi dan mewujudkan pendapatan yang adil dan kemakmuran yang merata. Salah satu koperasi aktif di Indonesia dan berusaha meningkatkan kesejahteraan anggotanya adalah Koperasi Syariah Mahasiswa Al-Iqtishad (Kopsyarma) FEBI UINSA yang berusaha menerapkan konsep Just In Time (JIT) dan Supply Chain Management (Manajemen Rantai Pasokan) dalam menjalankan usahanya yang diharpkan dapat meningkatkan minat beli konsumen. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Just In Time (JIT) dan Supply Chain Management (Manajemen Rantai Pasokan) terhadap minat beli konsumen pada Koperasi Syariah Mahasiswa Al-Iqtishad FEBI UINSA. Penelitian ini menggunakan metodologi pendekatan kuantitatif melalui pengumpulan data dengan penyebaran kuisoner online dan studi kepustakaan. Sampling diperoleh sebanyak 53 responden konsumen Koperasi Syariah Mahasiswa Al-Iqtishad FEBI UINSA dengan menggunakan metode accidental sampling. Data yang diperoleh kuisoner diolah dengan software SmartPLS dengan metode pemodelan persamaan struktural (Structural Equation Modelling) deangn menggunakan software Partial Least Aquare (PLS) dengan pemeriksaan validitas dan reliabilitas instrumen (confirmatory factor analysis), pengujian model hubungan antara variabel (path analysis), dan mendapatkan model yang cocok untuk prediksi (model struktural dan analisis regresi) dengan analisa Outer dan Inner Model. Hasil dari penelitian ini bisa digunakan dalam dunia praktis sebagai bahan referensi dalam membuat kebijakan yang berkaitan dengan Just In Time (JIT), Supply Chain Management (Rantai Pasokan) dan Minat Beli Konsumen Koperasi Syariah Mahasiswa Al-Iqtishad FEBI UINSA, dengan harapan dapat membawa nilai organisasi dan pihak berkempetingan menjadi lebih baik.
MANAJEMEN RESIKO KETIDAKPATUHAN PEMBAYARAN PAJAK BAGI WAJIB PAJAK DI INSTANSI PEMERINTAH DAERAH Baihaqi, Ahmad Hammam; Rafifan, Farhan Fitra; Triyanto, Muhammad Rafi
MEDIA MANAJEMEN JASA Vol 13, No 2 (2025): MEDIA MANAJEMEN JASA (MMJ)
Publisher : UNIVERSITAS 17 AGUSTUS 1945 jAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52447/mmj.v13i2.9148

Abstract

ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi strategi manajemen risiko dalam menghadapi ketidakpatuhan pembayaran pajak oleh wajib pajak di lingkungan instansi pemerintah daerah. Pajak merupakan sumber utama penerimaan negara dan daerah, yang sangat berperan dalam mendanai pembangunan dan pelayanan publik. Namun, masih banyak wajib pajak yang tidak patuh, khususnya dalam pembayaran Pajak Kendaraan Bermotor, yang mengakibatkan berkurangnya realisasi pendapatan dan tertundanya pelaksanaan program daerah. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode wawancara semi-terstruktur terhadap pegawai Unit Pelaksana Teknis Pengelolaan Pendapatan Daerah Surabaya Barat dan beberapa wajib pajak. Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor ekonomi dan kelupaan menjadi penyebab utama keterlambatan pembayaran pajak. Untuk mengatasi risiko ketidakpatuhan tersebut, instansi terkait telah menerapkan berbagai strategi manajemen risiko, seperti pemberitahuan jatuh tempo melalui SMS dan WhatsApp, pemberian insentif pajak, serta operasi lapangan seperti razia kendaraan dan penagihan door to door. Strategi ini terbukti dapat mendorong peningkatan kepatuhan wajib pajak dan membantu pencapaian target pendapatan daerah. Penelitian ini menyimpulkan bahwa penerapan manajemen risiko yang terstruktur dan berorientasi pada pelayanan serta edukasi perpajakan mampu meningkatkan efektivitas sistem perpajakan daerah dan mendukung kemandirian fiskal serta pembangunan yang berkelanjutan.Kata Kunci: Ketidakpatuhan Pajak, Manajemen Risiko, Wajib Pajak, Instansi Pemerintah Daerah. ABSTRACTThis study aims to explore risk management strategies in dealing with tax non-compliance by taxpayers in local government agencies. Tax is the main source of state and regional revenue, which plays a major role in funding development and public services. However, there are still many taxpayers who are non-compliant, especially in paying Motor Vehicle Tax, which results in reduced revenue realization and delayed implementation of regional programs. This study uses a qualitative approach with a semi-structured interview method with employees of the West Surabaya Regional Revenue Management Technical Implementation Unit and several taxpayers. The results of the study indicate that economic factors and forgetfulness are the main causes of late tax payments. To overcome the risk of non-compliance, related agencies have implemented various risk management strategies, such as notification of due dates via SMS and WhatsApp, providing tax incentives, and field operations such as vehicle raids and door-to-door collection. This strategy has been proven to encourage increased taxpayer compliance and help achieve regional revenue targets. This study concludes that the implementation of structured and service-oriented risk management and tax education can increase the effectiveness of the regional tax system and support fiscal independence and sustainable development.Keywords: Tax Non-Compliance, Risk Management, Taxpayers, Regional Government Agencies.