Permasalahan yang menjadi fokus penelitian ini adalah apakah buku saku tentang perilaku Empati dapat digunakan sebagai media Bimbingan dan Konseling pribadi pada siswa di SMP Negeri 2 Kota Gorontalo? Adapun yang menjadi tujuan dalam penelitian ini yaitu mengembangkan dan menghasilkan produk buku saku tentang pentingnya empati sebagai media dalam pelaksanaan layanan bimbingan dan konseling pribadi pada siswa di SMP Negeri 2 Kota Gorontalo. Penelitian ini menggunakan metode penelitian pengembangan atau Research and Development (R&D) model Sugiyono yang terdiri dari 10 tahapan, tetapi pengembangan ini hanya sampai pada tahap 6 untuk uji coba produk buku saku sebagai media bimbingan dan konseling, karena pada tahapan tersebut sudah melakukan uji kelayakan produk. Adapun langkah-langkah penelitian yang dilakukan sebagai berikut: (a) Potensi dan masalah; (b) Pengumpulan data (c) Desain produk; (d) Validasi desain; (e) uji coba produk. Berdasarkan hasil penilaian ahli desain diperoleh skor rata-rata 4 yang termasuk dalam kategori layak, ahli bahasa indonesia diperoleh skor rata-rata 4,7 termasuk dalam kategori sangat layak, ahli bimbingan dan konseling diperoleh skor rata-rata 4 termasuk dalam kategori layak. Hasil uji coba produk skala kecil pada 5 orang siswa diperoleh skor rata-rata 4,8 termasuk dalam kategori sangat layak dan hasil penilaian guru bimbingan dan konseling diperoleh skor rata-rata 4,2 termasuk dalam kategori sangat layak. Dapat disimpulkan bahwa buku saku pentingnya berempati telah masuk dalam kategori sangat layak digunakan sebagai media bimbingan dan konseling pribadi pada siswa di SMP Negeri 2 Kota Gorontalo.