Program pembiasaan keagamaan yang bertujuan menginternalisasi nilai keislaman amar ma’ruf nahi munkar merupakan inovasi yang diterapkan oleh guru Pendidikan Agama Islam (PAI) untuk meningkatkan kualitas karakter keislaman di masa kini. Penelitian ini bertujuan menggambarkan pelaksanaan program tersebut di SMA Negeri 3 Purwokerto serta pengaruhnya terhadap motivasi dan pembentukan karakter siswa. Metode penelitian yang diterapkan dalam studi ini adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kasus, yang melibatkan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru PAI di sekolah tersebut telah mengimplementasikan berbagai kegiatan pembiasaan keagamaan, termasuk program literasi Penguatan Pendidikan Karakter (PPK), sholat berjamaah, sholat Jumat berjamaah, serta kegiatan keputrian sebagai bagian dari proses pembiasaan tersebut. Program ini terbukti efektif dalam meningkatkan partisipasi siswa, motivasi mereka, serta pemahaman terhadap ajaran Islam. Selain itu, program ini membuat proses pembentukan karakter menjadi lebih menarik dan inovatif, sekaligus mempermudah guru dalam mengevaluasi karakter siswa. Guru PAI juga secara aktif melakukan inovasi dan penyesuaian program agar selaras dengan kebutuhan siswa dan perkembangan zaman. Namun, ada beberapa hambatan yang dihadapi, seperti keterbatasan akses internet dan kualitas koneksi jaringan yang buruk. Meskipun demikian, kolaborasi antara guru, sekolah, dan orang tua merupakan faktor krusial untuk mengoptimalkan program pembiasaan keagamaan guna menginternalisasi nilai amar ma'ruf nahi munkar. Penelitian ini menyarankan pelatihan berkelanjutan bagi guru serta penyediaan infrastruktur yang memadai, sehingga program dapat diimplementasikan secara optimal dan berkelanjutan. Dengan demikian, implementasi program ini diharapkan mampu menjadi model pembelajaran efektif yang meningkatkan kualitas Pendidikan Agama Islam di berbagai sekolah.