Latar belakang: Rendahnya minat generasi muda terhadap sektor pertanian menjadi tantangan besar bagi lembaga pendidikan vokasi dalam menyiapkan sumber daya manusia yang kompeten dan berdaya saing. Salah satu pendekatan pembelajaran yang relevan untuk mengatasi masalah tersebut adalah Project-Based Learning (PjBL), yang menempatkan siswa sebagai subjek aktif dalam proses belajar berbasis pengalaman nyata. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pengaruh penerapan model PjBL terhadap minat belajar dan semangat kewirausahaan siswa pada kegiatan pembibitan cabai berkelanjutan di SMKS Al Fajar Parenggean. Metode: Kajian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan subjek penelitian sebanyak 18 siswa kelas XII Agribisnis Tanaman Pangan dan Hortikultura. Data diperoleh melalui observasi kegiatan, wawancara reflektif, serta dokumentasi proses pembelajaran, kemudian dianalisis secara deskriptif untuk memahami dinamika penerapan PjBL. Hasil: Penerapan PjBL mendorong keterlibatan aktif siswa dalam kegiatan pembibitan cabai, yang menghasilkan pengalaman belajar bermakna serta meningkatkan motivasi, tanggung jawab, dan kemandirian. Aktivitas kontekstual ini juga menumbuhkan kesadaran terhadap nilai kerja keras, keberlanjutan lingkungan, dan peluang ekonomi lokal. Kesimpulan: Model PjBL terbukti efektif dalam menumbuhkan minat belajar serta semangat agripreneurship siswa melalui pengalaman belajar nyata. Pendekatan ini mendukung tujuan pendidikan vokasi dalam mencetak lulusan yang terampil, adaptif, dan berorientasi pada pembangunan pertanian berkelanjutan.