Acara pemindahan mumi-mumi firaun dari Museum Mesir di Tahrir ke The National Museum Egyptian Civilization (NMEC) pada 3 April 2021, dikenal sebagai "The Pharaohs' Golden Parade". Acara ini merupakan momen bersejarah yang tidak hanya menarik perhatian lokal, tetapi juga internasional. Penilitian ini berfokus pada dampak acara pemindahan mumi firaun dari museum Mesir di Tahrir, Cairo ke The National Museum Egyptian Civilization (NMEC). Penelitian ini mengeksplorasi bagaimana dampak dari acara pemindahan mumi Firaun dari Museum mesir di Tahrir ke the National Museum of Egyptian Civilization (NMEC) dari aspek budaya dan pariwisata. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Penelitian ini menggunakan teori Warisan Budaya menurut David Lowenthal, dan Teori Pariwisata Budaya menurut MacCannell. Penelitian ini menemukan bahwa dampak budaya dari "The Pharaohs' Golden Parade" sangat signifikan. Parade ini tidak hanya berhasil menarik perhatian masyarakat Mesir, tetapi juga meningkatkan kesadaran global akan kekayaan sejarah dan kebudayaan Mesir. Dari sisi pariwisata, "The Pharaohs' Golden Parade" memberikan dorongan yang kuat bagi sektor pariwisata Mesir. Acara ini mendapatkan perhatian besar dari khalayak internasional, dengan peningkatan jumlah wisatawan yang berkunjung ke NMEC dan situs-situs bersejarah lainnya. Pembahasan ini relevan untuk mendorong pelestarian warisan budaya dan pengembangan sektor pariwisata Mesir yang berkelanjutan, serta meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya sejarah dan identitas budaya mereka.