Gunardi Djoko Winarno
Master of Forestry Faculty of Agriculture University of Lampung

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

ANALISIS KEANEKARAGAMAN FAUNA STUDY KASUS PADA 24 (DUA PULUH EMPAT) TAMAN NASIONAL DI INDONESIA Nur Arif Rohman; Imawan Abdul Qohar; Nindya Tria Puspita; Sugeng P. Harianto; Gunardi Djoko Winarno; Bainah Sari Dewi
Journal of People, Forest and Environment Vol. 1 No. 2 (2021): November 2021
Publisher : University of Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jopfe.v1i1.4689

Abstract

Biodiversitas marupakan keanekaragaman hayati yang hidup di bumi yang merujuk pada variasi dari kehidupan yang meliputi bentuk, jumlah dan karakteristik lain yang terdapat pada tingkat genetik, spesies dan komunitas. Indonesia adalah negara yang kaya raya akan keanekaragaman hayati, di dalamnya terdapat banyak macam biodiversitas sehingga tidak asing jika dikatakan sebagai Megabiodiversity Country. Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk : (a) mengetahui ketinggian tempat suatu taman nasional dengan kesamaan spesies, (b) mengetahui fauna yang dilindungi di 24 Taman Nasional di Indonesia berdasarkan PP No. 106 Tahun 2018 tentang flora dan fauna yang dilindungi, (c) mengetahui fauna yang dilindungi di 24 Taman Nasional di Indonesia berdasarkan CITES (Convention on International Trade in Endangered Species ) tahun 2019. Penelitian ini dilakukan dari bulan September sampai dengan November 2020 dengan lokasi penelitian berada pada 24 Taman Nasional yang ada di Indonesia. Metode penelitian yang dilakukan yaitu dengan menggunakan study literatur pada 24 Taman Nasional di Indonesia dengan data sumber literatur masing-masing 2 sumber referensi. Metode analisis pada penelitian ini yaitu dengan menggunakan analisis tabulasi data secara deskriptif, baik secara kualitatif maupun kuantitatif. Berdasarkan hasil analisis dari 24 Taman Nasional dihasilkan 168 spesies dilindungi menurut PP No.106 Tahun 2018 dan 56 spesies menurut CITES 2019.