Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Hubungan Kadar Hiperhomosistein dengan Kejadian Preeklampsia Sarah Windia Baresti
Jurnal Agromedicine Unila: Jurnal Kesehatan dan Agromedicine Vol. 2 No. 2 (2015): Jurnal Agromedicine
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Preeklampsia dilaporkan masih menjadi masalah utama ibu hamil di Indonesia dan dapat mengancam keselamatan ibu dan janin. Kondisi tersebut jelas berperan dalam tingginya angka kematian ibu dan bayi di Indonesia. Meskipun kejadian preeklampsia cukup tinggi, etiologi yang mendasarinya masih belum jelas. Ada banyak teori tentang etiologi danpatogenesis preeklampsia termasuk disfungsi endotel dan inflamasi. Pada penelitian in vitro, beberapa peneliti telah menguji pengaruh homosistein (Hcy) terhadap pertumbuhan sel endotel pada jaringan pembuluh darah yang dikultur. Hasil dari penelitian tersebut membuktikan bahwa Hcy dapat memberikan efek sitotoksis langsung terhadap endotel sehinggaterjadi kerusakan dan gangguan terhadap endotel. Hiperhomosisteinemia mempengaruhi dinding pembuluh darah dan menyebabkan perubahan pada endotel dan proliferasi otot polos. Peningkatan kadar homosistein dapat meningkatkan kejadian preeklampsia. [J Agromed Unila 2015; 2(2):180-185]Kata kunci: endotel, hipertensi, homosistein, preeklampsia